Media Gathering BPJS Kesehatan Bandar Lampung, Herman Indratmo Ajak Media Perkuat Edukasi Program JKN
Bongkar Post, Bandar Lampung – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Hotel Hoffman, Bandar Lampung, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dengan media dalam menyampaikan informasi yang akurat mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung, Herman Indratmo, mengatakan media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai berbagai layanan dan manfaat Program JKN.
Menurut Herman, seluruh pegawai BPJS Kesehatan dibekali empat tata nilai utama yang menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yakni integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovasi.
“Integritas berarti kami harus bekerja dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami juga tidak bisa bekerja sendiri sehingga kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, menjadi sangat penting dalam menyukseskan Program JKN,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan prima menjadi komitmen seluruh insan BPJS Kesehatan untuk menjawab berbagai anggapan yang masih berkembang di masyarakat terkait pelayanan BPJS Kesehatan. Karena itu, seluruh pegawai didorong untuk selalu mengedepankan sikap empati, responsif, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta.
“Tata nilai ini kami gaungkan setiap hari sebelum memulai pekerjaan. Seluruh pegawai wajib memiliki integritas, semangat kolaborasi, pelayanan prima, dan inovasi dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Herman juga memaparkan arah pembangunan sektor kesehatan yang tertuang dalam RPJMN 2025–2029. Pemerintah menargetkan cakupan kepesertaan JKN mencapai 99 persen pada akhir tahun 2029, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 83,5 persen.
Untuk wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Bandar Lampung yang meliputi lima kabupaten/kota, capaian kepesertaan saat ini telah mencapai 96,53 persen. Namun masih terdapat selisih sekitar 56.414 jiwa untuk mencapai target cakupan kepesertaan sebesar 98 persen.
Sementara itu, tingkat keaktifan peserta di wilayah kerja Kantor Cabang Bandar Lampung baru mencapai 74,76 persen. Artinya masih dibutuhkan sekitar 201.603 peserta aktif agar target keaktifan sebesar 80 persen dapat tercapai.
“Menjadi peserta saja belum cukup, yang lebih penting adalah peserta tetap aktif sehingga dapat mengakses layanan kesehatan ketika dibutuhkan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang terus kami dorong bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Herman juga mengungkapkan bahwa hingga Mei 2026 BPJS Kesehatan telah membayarkan biaya pelayanan kesehatan sebesar Rp1,3 triliun, sedangkan pendapatan dari iuran mencapai Rp461,60 miliar.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menjadi kekhawatiran masyarakat terhadap keberlangsungan pelayanan kesehatan.
“Jangan sampai isu defisit justru membuat masyarakat khawatir. BPJS Kesehatan tetap hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. Kami ingin masyarakat mengetahui bagaimana BPJS Kesehatan bekerja dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.
Karena itu, BPJS Kesehatan menggandeng media sebagai mitra strategis untuk menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat. Bahkan, pihaknya membuka ruang bagi insan pers untuk melihat langsung pelayanan di rumah sakit agar dapat mengetahui implementasi Program JKN di lapangan.
“Media adalah garda terdepan kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak hanya mendengar isu-isu negatif, tetapi juga mengetahui bahwa BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak,” pungkas Herman.(diki)







