Pemprov Cuek, Pemkab Lamteng Sigap Perbaiki Jalan Rusak

  • Whatsapp

Lampung Tengah, BP.id
Pemerintah Provinsi Lampung tampak cuek dengan kondisi kerusakan Jalan Provinsi yang ada di Kabupaten. Salah satunya di Kabupaten Lampung Tengah. Hal ini menyebabkan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto harus sigap, lantaran tidak adanya tindakan konkrit dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Bina Marga-nya.

Sementara, banyak warga Lampung Tengah yang melintasi Jalan Provinsi tersebut guna melaksanakan aktivitasnya sehari-hari. Yakni Jalan Provinsi di Kota Gajah, yang makin lama rusaknya semakin parah.

Bacaan Lainnya

“Saya mendapat laporan dari masyarakat Kota Gajah bahwa Jalan Provinsi yang menghubung beberapa kecamatan tepatnya di depan sekitaran Bakso Enggal, kurang lebih 600 meter mengalami rusak parah,” paparnya.

Dengan laporan tersebut Bupati Lampung Tengah Langsung memerintahkan Dinas Bina Marga untuk menurunkan sejumlah alat berat serta batu untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Saya langsung perintahkan ke Dinas Bina Marga untuk memberbaiki jalan tersebut dengan menurunkan alat berat, serta batu sabes untuk menutup jalan yang penuh berlubang yang berdiameter yang cukup dalam dan lebar,” ungkapnya.

Loekman berharap pengendara yang melintasi jalan tersebut harus berhati hati karena saat ini sedang ada perbaikan jalan, kurang lebih sepanjang 600 meter.

“Meskipun jalan ini milik Pemeritah Provinsi tetap kita akan bantu perbaikan dengan cara menimbun lubang lubang jalan yang cukuf dalam dengan menggunakan batu serta diratakan dengan menggunakan alat berat yaitu leader dan wales, jadi saya berharap kepada bagi pengendara yang akan melintasi jalan tersebut harus hati hati karena sedang kita dilakukan perbaiki,” katanya.

Dari pantauan, jalan provinsi tersebut merupakan jalur padat yang setiap saat dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Diketahui jalan tersebut sudah lama mengalami rusak parah serta menimbulkan bayak kerugian masyarakat, jika tidak segera diperbaiki dengan serius, dkhawatirkan akan menelan korban jiwa atau kecelakaan. (gina/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *