Satgas MBG Tanggamus Tegaskan Tidak Ada Penghadangan Saat Monitoring di SPPG Purwodadi 02
Bongkar Post, Gisting, Tanggamus – Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tanggamus memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penghadangan saat inspeksi mendadak (sidak) di SPPG Purwodadi 02, Kecamatan Gisting.
Perwakilan Satgas MBG Kabupaten Tanggamus, David Erwin Gunawan, S.K.M., M.M., menegaskan bahwa kegiatan monitoring berjalan kondusif dan tim diterima dengan baik oleh pihak pengelola.
“Tidak seperti yang diberitakan. Tim Satgas tidak mengalami penghadangan. Kami justru didampingi pihak mitra dan Kepala SPPG untuk melihat langsung proses pengelolaan di dalam SPPG,” ujar David, Jumat (8/5/2026).
David menjelaskan, inspeksi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Bapperida, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DPMPTSP, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring rutin terhadap pengelolaan SPPG di wilayah Kabupaten Tanggamus.
Dalam kunjungan ke SPPG Purwodadi 02 di Pekon Purwodadi, Kecamatan Gisting, tim meninjau sejumlah fasilitas dan ruang pengolahan, mulai dari area loading barang, dapur kering, dapur basah, ruang pencucian ompreng, hingga sarana memasak dan penyajian makanan.
“Secara keseluruhan sarana pengolahan dan penyajian sudah cukup baik dan sesuai harapan,” jelasnya.
Selain meninjau fasilitas pengolahan makanan, tim Satgas juga melakukan pengecekan terhadap sistem pengelolaan limbah di lingkungan dapur MBG tersebut.
Menurut David, pihaknya melihat telah tersedia bak treatment limbah dengan saluran pembuangan menggunakan paralon guna mengurangi aroma tidak sedap dan mencegah pencemaran lingkungan.
“Kami memberikan rekomendasi penambahan treatment pengolahan limbah dengan sistem portable agar hasil pengolahan menjadi lebih optimal dan sesuai baku mutu lingkungan,” tambahnya.
Ia menegaskan, program MBG diharapkan tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, namun juga memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan pengelolaan limbah yang baik.
Sementara itu, Kepala SPPG Purwodadi 02 Gisting, Arman Surya Ilahi, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap pengawasan maupun evaluasi dari Satgas MBG dan rekan-rekan media.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa area dapur memiliki standar sterilisasi dan prosedur khusus demi menjaga keamanan serta kebersihan makanan.
“Kami terbuka terhadap media dan pengawasan. Tetapi setiap pihak yang masuk ke area dapur tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku,” ujar Arman.
Ia juga menyampaikan bahwa rekomendasi terkait penambahan bio tank untuk sistem IPAL telah lebih dahulu ditindaklanjuti oleh pihak mitra pengelola dan saat ini tinggal menunggu proses pengiriman.
Terkait polemik yang berkembang, pihak pengelola berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi yang baik serta menghormati prosedur yang berlaku di area pengolahan makanan.
Di sisi lain, mitra pengelola bernama Irfai juga menyampaikan keberatannya atas penyebutan institusi tertentu dalam pemberitaan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa keterlibatannya di lokasi murni sebagai mitra pengelola program.
“Saya berada di sini sebagai mitra pengelola dan tidak mewakili institusi mana pun,” ujarnya.
Satgas MBG Kabupaten Tanggamus berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat serta menjaga kondusivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tanggamus. (*)







