GILA! Jalan Kampung 1,5 Km Telan Rp2,9 Miliar, Ini Diduga Proyek Siluman, Atau Bancakan Berjamaah
Purwakarta, bongkarpost.co.id – Bau busuk dugaan penggelembungan anggaran tercium dari Desa Linggarsari, Kecamatan Plered. Proyek rehabilitasi jalan lingkungan milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Purwakarta ini menyedot uang rakyat hampir Rp2,9 miliar. Untuk apa? Jalan kampung sepanjang 1.540 meter, lebarnya cuma 1 sampai 3 meter!
Fakta di papan proyek bikin publik melongo. Waktu kerja hanya 45 hari. Jika dibedah, harga per meternya tembus Rp1,8 juta lebih. Harga nggak masuk akal untuk jalan lingkungan. Ini aspal dilapis emas?
Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Purwakarta, Ramaldi, murka. Ia menyebut proyek ini aroma bancakannya menyengat dan mendesak APH tidak tinggal diam.
“Ini gila! Jalan desa lebar sejengkal dihargai Rp2,9 M. Rakyat disuruh percaya ini wajar? Ini jelas proyek siluman. RAB-nya buka sekarang juga! Jangan-jangan ini bancakan berjamaah pakai uang rakyat,” sembur Ramaldi, Kamis (07/05/2026).
Ramaldi menegaskan, dalih kualitas cuma jadi tameng pemborosan. “Jangan bohongi rakyat pakai alasan spek tinggi. Kalau nanti jalannya hancur dalam 3 bulan, siapa tanggung jawab? Uang Rp2,9 M itu bisa bangun 10 ruas jalan lain. Bisa buat bedah rumah atau seragam sekolah gratis. Tapi malah ditumpuk di jalan 1,5 km!”
Ia menantang Dinas Perkim buka-bukaan. “Kalau bersih kenapa takut? Buka HPS-nya, buka RAB-nya, buka speknya. Jangan cuma diem. Diam itu bentuk pengakuan!”
Desakan audit total kini menguat. Ramaldi meminta Inspektorat dan Kejaksaan membedah proyek ini sampai ke tulang sumsum. “Kalau ada mark-up, penjarakan. Uang rakyat bukan untuk difoya-foyakan pejabat dan kroninya,” tegasnya.
Sampai berita ini naik, Dinas Perkim Kabupaten Purwakarta memilih bungkam. Upaya konfirmasi tak dijawab. Publik dibiarkan bertanya-tanya: ini kelalaian atau memang ada yang disembunyikan. (*)







