Dugaan Korupsi DD/ADD Desa Sukajaya Lempasing Semakin Mengental, Ternyata Camat Teluk Pandan Sudah Sering Mengingatkan

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Camat Teluk Pandan Edy angkat bicara terkait adanya dugaan penyalahgunaan Dana Desa Sukajaya Lempasing yang berimbas kepada terhambatnya penyaluran BLT DD dan Insentif para RT di desa setempat.

Dirinya mengatakan, sudah mengetahui adanya penundaan yang terjadi dalam penyaluran BLT DD kepada 160 masyarakat Desa Sukajaya Lempasing.

Bacaan Lainnya

“Iya sudah tau, karena itu kami selaku pihak kecamatan sejak awal sudah memperingatkan kepada kepala desa terkait segala hal yang berhubungan dengan Dana Desa,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (14/12/22).

“Peringatan yang diberikan pun tidak hanya secara lisan, melainkan juga secara tertulis sudah kami sampaikan,” timpalnya.

Selain terkait penundaan penyaluran BLT DD, Camat Edy juga mengaku sudah mengetahui adanya penundaan pembayaran insentif para RT di Desa Sukajaya Lempasing.

“Kalau itu saya sudah paham, sudah tahu kemarin. Karena itu, sekali lagi dari kami pihak kecamatan mengingatkan kepada pihak desa agar secepatnya dibayarkan dan jangan sampai tersangkut di rekening desa. Terlebih hal itu memang sudah menjadi hak mutlak mereka (RT),” kata dia.

Oleh karena itu, Edy menegaskan, jika ternyata dugaan tersebut benar adanya, maka pihak kecamatan akan memberikan tindakan berupa penundaan DD di Sukajaya Lempasing.

“Jika memang benar belum disalurkan, maka kami tidak akan memberikan rekomendasi untuk pencarian DD pada tahap selanjutnya,” tegasnya.

Dibelakang sebelumnya Realisasi Dana Desa Tahun 2022 Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan diduga menjadi lahan korupsi Oknum Aparat Perangkat Desa setempat.

Kuat dugaan Indikasi tersebut terbukti dari pengakuan beberapa penerima BLT DD dan Ketua RT dilingkup desa tersebut yang mengaku belum di bayar gajinya selama lima bulan.

Lidya warga RT 2 Dusun 5 Desa Sukajaya Lempasing saat ditanyakan wartawan, mengaku dirinya hanya mendapatkan BLT DD untuk dua bulan saja.
Sementara satu bulan lainnya, sebagaimana yang disampaikan petugas yang membagikan, akan diberikan dalam waktu minggu-minggu ini, namun hingga saat ini dana tersebut tidak kunjung diberikan.

“Waktu itu petugas dari perangkat desa yang memberikan dana tersebut, kata beliau sisa satu bulannya nanti akan diberikan minggu-minggu ini, tapi sampai saat ini sudah dua Minggu belum juga ada informasi,” ujarnya, Selasa (13/12/2022).

Selain pembagian BLT DD yang diduga dikorupsi nuansa korupsi juga dapat dilihat dari pengakuan salah seorang ketua RT yang mengaku, hingga saat ini gaji insentif yang seharusnya diterima, baik dari DD maupun ADD belum kunjung diberikan selama lima bulan.

“Ya benar, memang sudah lima bulan insentif kami belum diberikan, saat ditanya katanya karena Pajak PBB nya belum memenuhi ketentuan, jadi belum bisa diberikan insentif tersebut,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plh Sekretaris Desa (Sekdes) Rusli Efendi tidak membantah adanya permasalahan tersebut.

Dirinya membenarkan penyaluran BLT DD yang seharusnya diberikan sebanyak tiga kali dalam tiga bulan tersebut, namun hanya diberikan untuk dua bulan saja.

“Waktu itu saya udah nanya ke bendahara, katanya uang itu ada direkening dan hanya cukup untuk dibayarkan selama dua bulan, makanya saya sampaikan kepada Kadus dan RT nya seperti itu,” kata Rusli lewat sambungan telpon.

Kemudian, terkait sisa uang tersebut, dirinya mengaku tidak mengetahui, apakah masih ada atau sudah lenyap.

“Kalau itu saya tidak tahu, apakah uang itu masih ada atau tidak, karena yang pasti tau kan bendahara. Sementara saya masih baru menjabat sebagai sekdes,kalau untuk jumlah penerima kalo tidak salah 160 orang,” tambahnya.

Sementara Kepala Desa Sukajaya Lempasing Zainuri hingga berita ini diturunkan belum bisa di konfirmasi.
Saat dihubungi lewat whatsapp dengan nomor 0812 2666 8*** walaupun berdering tidak diangkat. Dan di balas melalui pesan Whatsapp yang mengaku sebagai anaknya dan menyampaikan bahwa orang tuanya sedang sakit.

(Imron/Akbar)

Pos terkait