Foto. Harmanto Plt. Kadis Pertanian
Bongkar Post, Pesawaran – Guna meningkatkan hasil panen pertanian yang maksimal pemerintah melalui Dinas pertanian Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan pengairan berupa sumur bor yang tersebar di beberapa kecamatan dan salah satu yang mendapatkan bantuan tesebut kelompok Mega Tani dan Harapan Desa Sidomulyo Kecamatan Negeri Katon.
Namun sayang bantuan tersebut di duga dijadikan ajang cari keuntungan oleh Dinas dan pihak ketiga.

Pasalnya pekerjaan yang bernilai ratusan juta yang seharusnya dikerjakan secara swakelola oleh kelompok tani justru dikerjakan pihak ketiga. Hasilnya sumur bor yang semestinya bermanfaat bagi petani justru menjadi bangunan kosong yang terbengkalai sebab tidak adanya air yang keluar dari sumur bor tersebut akibat kedalaman yang diperkirakan hanya 12 meter.
Timan Ketua kelompok Mega Tani bahwasanya sumur bor tersebut mereka dapat melalui pihak ketiga bukan pengajuan dari masyarakat.
Menurut Timan kelompoknya hanya sebatas ketempatan lokasi program sumur bor tersebut. Sementara untuk pelaksanaan nya di kerjakan oleh F dan T.
“Saya disuruh tempat nya aja. Kalau untuk berkas dan rekening memang pake punya kelompok,”ujar Timan, Rabo (10/6/2026).
Timan juga mengaku program tersebut dari awal bukan berdasarkan pengajuan masyarakat atau kelompok.
” Saya waktu itu ditelpon kamu mau gak sumur bor kalau mau tentukan titik lokasi nya, tapi ketika pekerjaan itu realisasinya dikerjakan oleh pihak lain ,” Ungkapnya.
Sementara Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran Hermanto saat di konfirmasi terkait persoalan tersebut mengaku sudah mendapatkan informasi dari PPP dan dirinya meminta kepada Kepala Bidang (Kabid) untuk konfirmasi ke kelompok tani.
“Ya saya sudah menanyakan terkait pemberitaan tersebut ke PPL dan sudah dapat penjelasan dari mereka, ” Jelasnya. (Imron)







