Putra Indonesia di Balik Revolusi AI Dunia: Kisah Mochammad Asri, Talenta NVIDIA yang Ingin Membangun Negeri
Bongkar Post | JAKARTA – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah wajah dunia, terdapat sosok diaspora Indonesia yang turut berkontribusi di garis depan inovasi teknologi global. Ia adalah Dr. Mochammad Asri, atau yang akrab disapa Mocha, profesional teknologi asal Jakarta yang kini berkarier di NVIDIA, perusahaan semikonduktor dan AI terkemuka dunia, setelah sebelumnya berkarya di Meta.
Perjalanan Mocha menjadi bukti bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di pusat-pusat inovasi dunia. Dengan latar belakang pendidikan dan riset di bidang sistem komputasi, kecerdasan buatan, serta arsitektur perangkat keras dan perangkat lunak, ia berhasil meniti karier hingga dipercaya menangani pengembangan teknologi AI generasi terbaru.
Di NVIDIA, Mocha berperan sebagai AI Architect, dengan tugas utama merancang dan mengoptimalkan sistem komputasi yang digunakan untuk menjalankan model kecerdasan buatan berskala besar. Secara ringkas, pekerjaannya mencakup pengembangan arsitektur AI, peningkatan efisiensi kinerja GPU, serta memastikan perangkat keras dan perangkat lunak bekerja secara terintegrasi untuk mendukung teknologi Generative AI dan Large Language Models (LLM).
Sebelum bergabung dengan NVIDIA, Mocha lebih dahulu menorehkan pengalaman di Meta, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan terlibat dalam pengembangan teknologi yang digunakan miliaran pengguna internet di berbagai belahan dunia.
Meski telah mencapai posisi prestisius di Amerika Serikat, Mocha tidak melupakan tanah kelahirannya. Dalam berbagai kesempatan berbagi wawasan dengan mahasiswa dan akademisi Indonesia, ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global apabila memperoleh akses pendidikan dan kesempatan yang memadai.
Komitmen tersebut terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai forum pendidikan dan teknologi. Mocha kerap mendorong generasi muda Indonesia untuk mendalami bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sekaligus mempersiapkan diri menghadapi era kecerdasan buatan yang berkembang sangat cepat.
Menurutnya, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kemampuan generasi mudanya dalam menguasai teknologi strategis seperti AI, komputasi awan, dan sistem komputasi berkinerja tinggi.
Di saat Indonesia tengah berupaya memperkuat ekosistem transformasi digital nasional, sosok Mochammad Asri menjadi contoh nyata bahwa anak bangsa mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang membentuk masa depan dunia. Lebih dari sekadar kisah sukses individu, perjalanan Mocha menunjukkan bahwa talenta Indonesia memiliki peluang yang sama untuk tampil di panggung global dan membawa manfaat bagi kemajuan bangsa.
“Banyak talenta muda Indonesia memiliki potensi besar. Yang mereka butuhkan adalah kesempatan, akses, dan dukungan yang tepat untuk berkembang,” menjadi pesan yang kerap ia sampaikan dalam berbagai forum pendidikan dan teknologi.
(Redaksi)







