Kemenag Bandar Lampung Belasungkawa atas Satiman, Jamaah Haji Bandar Lampung yang Meninggal di Tanah Suci Mekkah 

Kemenag Bandar Lampung Belasungkawa atas Satiman, Jamaah Haji Bandar Lampung yang Meninggal di Tanah Suci Mekkah 

 

Bacaan Lainnya

Bongkarpost.co.id, Bandarlampung

Suasana haru menyelimuti rumah duka almarhum Satiman Sanmurdja Arsadi, jamaah haji asal Kota Bandar Lampung yang wafat di Tanah Suci Makkah setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung, Drs. H. Makmur, M.Ag., hadir langsung di kediaman almarhum di Jalan Gatot Subroto, Pahoman, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung, pada Selasa pagi, Rabu (11/6/2025).

Kehadiran Kepala Kemenag sebagai bentuk empati institusional dan pribadi atas wafatnya salah satu jamaah haji terbaik asal Bandar Lampung disambut penuh penghormatan oleh masyarakat sekitar.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan bela sungkawa yang mendalam. Almarhum wafat dalam keadaan mulia, setelah menunaikan seluruh rukun ibadah haji. Ini adalah takdir yang penuh kemuliaan,” ujar H. Makmur dengan nada haru.

Diketahui, Satiman wafat di Hotel Mashakin Alhiat, kamar 121, pada Senin malam, 9 Juni 2025 pukul 19.30 Waktu Arab Saudi (WAS), setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, termasuk lontar jumrah.

Laporan resmi dari Ketua Kloter JKG 42, Noventa Yudiar Salhuddin, menyebutkan bahwa almarhum sempat merasa kelelahan setelah menjalankan ibadah, namun tetap menunjukkan keteguhan dalam beribadah hingga akhir hayat.

“Kami menerima laporan lengkap dari petugas kloter. Alhamdulillah, seluruh hak jamaah ditangani secara tuntas, termasuk proses pemulasaraan dan pemakaman almarhum di Tanah Suci,” jelas Makmur.

Almarhum telah dishalatkan di Masjidilharam dan akan dimakamkan di permakaman khusus jamaah haji di Makkah, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian spiritualnya.

Kehadiran langsung Kepala Kemenag menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap jamaah haji, bahkan hingga saat-saat duka.

Ini juga mencerminkan komitmen Kementerian Agama untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat keberangkatan dan kepulangan, tetapi juga dalam kondisi berduka.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan menjadi teladan bagi kita semua tentang keikhlasan dan keteguhan dalam beribadah,” tutup Makmur. (Jim)

Pos terkait