Kebakaran Hanguskan Lantai 11–16 Gedung Bapenda DKI, Satu Pekerja Dievakuasi

Kebakaran Hanguskan Lantai 11–16 Gedung Bapenda DKI, Satu Pekerja Dievakuasi

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | JAKARTA – Kebakaran besar melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis Nomor 66, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam. Api membakar lantai 11 hingga 16 selama lebih dari empat jam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai dampak terhadap arsip perpajakan dan data keuangan daerah.

Laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas Damkar tiba di lokasi pukul 21.40 WIB dan memulai pemadaman pukul 21.41 WIB. Api berhasil dilokalisasi dan memasuki tahap pendinginan pada pukul 01.53 WIB Sabtu dini hari, atau berlangsung sekitar 4 jam 23 menit.

Sebanyak 30–40 unit mobil pemadam kebakaran dengan 185–200 personel dikerahkan, termasuk bantuan dari wilayah lain. Tiga unit Bronto Skylift digunakan untuk menjangkau lantai atas. Satu orang pekerja dievakuasi dari lantai 15 dalam kondisi sadar dan dirujuk ke rumah sakit. Tidak ada korban jiwa lain yang dilaporkan.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara di lokasi mengatakan, “Kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16. Kami belum bisa memastikan ruangan mana saja yang terdampak secara detail. Alhamdulillah kami berhasil mengevakuasi satu orang pekerja dari lantai 15.”

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyatakan dugaan awal titik api berasal dari lantai 11 yang sedang direnovasi. “Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi. Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor,” ujarnya. Polisi telah memeriksa sekitar 10 saksi dan menunggu tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri melakukan penyelidikan teknis setelah lokasi dinyatakan aman.

Sejumlah kertas putih diduga dokumen terlihat berhamburan dan berjatuhan dari lantai atas akibat ledakan selama kebakaran. Namun, hingga Sabtu pagi, belum ada pernyataan resmi dari pihak Bapenda mengenai kondisi arsip fisik, data perpajakan, atau sistem digital. Layanan tatap muka di gedung utama diliburkan sementara. Masyarakat diimbau memanfaatkan kanal daring resmi Bapenda dan unit layanan pajak di wilayah kota.

Jalan Abdul Muis dan akses sekitarnya ditutup sementara untuk mendukung proses pendinginan dan keamanan. Polisi dan Kodim menyiagakan personel di lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

(Rusmin)

Pos terkait