Diduga Tak Punya Izin, Warga Keluhkan Usaha Rongsok Milik Wahyu

  • Whatsapp

Lampung Selatan, (Bongkarpost)- Usaha rongsok memang menjadi daya tarik tersendiri untuk sebagian orang, lantaran dianggap lebih mudah mendapatkan keuntungan yang berlipat. Namun, rongsokan juga dapat memcemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar.

Seperti halnya usaha rongsok di Desa Purworejo, Beranti Raya, Kecamtan Natar ini. Terlihat tumpukan rongsokan dibiarkan tergeletak begitu saja, hingga mengganggu pemandangan disekitar dan juga membuat terlihat sangat tidak sehat.

Bacaan Lainnya

Menurut sumber media ini mengatakan, bahwa usaha milik Wahyu tersebut sangat menggangu warga sekitar, apa lagi jika turun hujan, sampah yang menumpuk menyebabkan bau tidak sedap, hingga menjadikan banyak lalat dan nyamuk.

“Gak nyamuk, gak lalat, segala macem mas, ngemblek semua (datang semua,- red), terutama itu nyamuknya,” kata sumber yang rumahnya tidak jauh dari lokasi usaha rongsok. Rabu (17/6/2020).

Sumber membeberkan, usaha yang ada sejak tahun 2015 lalu itu sempat didemo oleh warga sekitar, namun hingga saat ini masih tetap beroprasi seperti biasa.

“Setahun lalu pernah di demo warga, tapi ya masih begitu saja, kami pinginnya ya di pager tinggi, gak dibiari begitu saja. Jangan gitu lah, kalau saudara datang sampai malu saya, ” Astagfirullah jalan tempat kok kaya gini amat, ya Allah” gitu,” kata sumber.

Nasih kata sumber, bahwa tumpukan rongsok yang ada di rumah -rumah warga sekitar itu merupakan milik Wahyu dan rongsokan tersebut sengaja dititip – titipkan di rumah orang yang ikut bekerja dengannya.

“Itu semua punya dia (Wahyu), itu di titip- titipin. Orang kerja itu gak di tempatnya, orang gak punya lahan, yang goblok itu yang punya rumah kok mau di titipin. Yang punya rumah itu kerja buruh sama dia,” kata sumber.

Sumber juga mengatakan, bahwa usaha tersebut pernah didatangi Polisi, namun hingga saat ini tidak ada tidak lanjutnya.

Saat media ini hendak mengkonfirmasi rumah mewah milik Wahyu yang dikelilingi tumpukan sampah itu, seorang perempuan yang duduk di depan teras mengatakan bahwa Wahyu sedang tidak ada di rumah.

“Pak Wahyu nya tidak ada, sedang keluar rumah,” kata perempuan yang diduga ibu dari Wahyu.

Jika melihat lokasi, maka pandangan mata akan disuguhi dengan tumpukan sampah yang tidak teratur, hingga menggiring pertanyaan besar terkait izin usaha tersebut benar ada atau malah tidak mempunyai izin. Sebab, bila memang ada izin tentunya Dinas terkait akan menerapkan peraturan terkait dampak dari lingkungan. (Sugi/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *