Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI, Resmikan Kelenteng Cit Seng Bio Bandarlampung
Bongkar Post
Bandar Lampung, BP
Kelenteng “Cit Seng Bio” yang merupakan rumah ibadah bagi ummat Buddha di Lampung, diresmikan, kegiatan itu di gelar di Jl. Slamet Riyadi Raya No.14, Bumi Waras, TBS, Bandar Lampung, Jumat 28/6/2024.

Kegiatan itu di hadiri langsung Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, kemenag RI, Drs. Supriyadi, M.Pd. sekaligus meresmikan secara langsung rumah ibadah bagi ummat Buddha itu.
Dengan didampingi Sekda provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Ketua Umum Majelis Agung Penghayat Tri Dharma, Romo Yudiyono Tantra Yoga, kakanwil Kemenag Lampung, Fuji Raharjo, dan ketua organisasi keagamaan di Lampung.
Dalam sambutanya Supriyadi mengatakan, bahwa Kelenteng “Cit Seng Bio” merupakan simbol merajut kebersamaan dan membangun bangsa dan negara.
“Sebagai bagian, antara umat beragama dan warga negara Indonesia yang patut kita banggakan kami dari Kementrian Agama mengapresiasi dan berterimakasih kepada warga Lampung khususnya yang telah melakukan pengurusan Kelenteng “Cit Seng Bio”, sebagai upaya untuk menyediakan tempat bagi setiap umat Budha khususnya untuk membangun dan memperbaiki diri menjadi orang-orang yang baik,” ujarnya.
“Baik menjadi orang-orang yang membanggakan di kehidupan sendiri bagi masyarakat, maupun di bangsa dan negara,” lanjutnya.
Oleh Karena itu, Supriyadi berharap agar tempat yang sangat baik ini, tentu perlu dirawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya.
Agar dapat terjaga, dan terawat dengan baik dan dapat memberi makna bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.
“Tentu perlu dibangun kebersamaan bagi setiap orang yang berada di dalamnya, baik itu pengurus organisasi, dan lembaga yang menaunginya, ataupun umat yang berada di sekitar kelenteng,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Agung Penghayat Tri Dharma, Romo Yudiyono Tantra Yoga berharap, supaya kelenteng “Cit Seng Bio” bisa memberikan kontribusi dan juga memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.
“Mungkin ada yang memerlukan bantuan atau ada hal-hal yang berkaitan dengan kepedulian, karena di dalam negara kita ini, kebersamaan dan kepedulian adalah sebuah kebutuhan bahkan di kementerian agama melalui pelajaran kita juga diajak untuk melakukan moderasi beragama,” ucap dia.
Kemudian, dia juga berharap peresmian ini menjadi awal yang baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat Lampung khususnya yang berdekatan dengan kelenteng.
“Kelenteng ini punya tempat ibadah yang cukup mentereng semoga ini, bisa bermanfaat, jangan nanti tempat ibadahnya mentereng, tapi umatnya enggak ada,” guraunya.
“Semoga ini bisa bermanfaat sebagai sarana ibadah kita, yang dijamin oleh undang-undang bahwa setiap umat beragama punya hak yang sama untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing,” Lanjut Romo Yudiyono Tantra Yoga.
Adapun, Sekertaris Daerah provinsi Lampung Fahrizal Darminto, berharap dengan adanya rumah ibadah ini, bisa memberikan fasilitas bagi umat Buddha untuk beribadah.
“Kita merupakan kesatuan bhinekaan tunggal Ika, bahwa umat beragama itu bisa hidup rukun bisa beribadah dengan leluasa tidak ada persoalan-persoalan. Karena kita semua bersaudara dan ini harus kita syukuri sebab dengan kerukunan dengan ketentraman pasti kita dapat semakin berbahagia dan kita berkontribusi untuk pembangunan daerah,” tutur Fahrizal.
Dengan teempat ibadah ini, akan memberikan manfaat yang maksimal bukan hanya bagi umat Buddha untuk beribadah melainkan juga bermanfaat untuk seluruh masyarakat di sekitarnya.
“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang secara bersama-sama memelihara kehidupan untuk umat beragama di Lampung, kita bersyukur di Lampung kita hidup rukun tentram damai semua bersaudara dalam suatu komunitas yang saling mendukung dan kita semua berkewajiban menjaga keberlangsungan tempat ibadah dan keberlangsungan hidup kita dalam beragama,” tutupnya. (Jim)







