WARGA LAMPUNG BARAT KRITIK TERBUKA PRABOWO LEWAT TIKTOK, SOROT MBG HINGGA KESULITAN EKONOMI

WARGA LAMPUNG BARAT KRITIK TERBUKA PRABOWO LEWAT TIKTOK, SOROT MBG HINGGA KESULITAN EKONOMI

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | LAMPUNG BARAT – Seorang warga yang mengaku bernama Wisanto Daha dari Pasar Sikin­cau, Kabupaten Lampung Barat, menyampaikan kritik terbuka terhadap Presiden Prabowo Subianto melalui sebuah video yang diunggah di platform TikTok.

Video berdurasi sekitar tiga menit tersebut diunggah melalui akun TikTok @wisantodaha sekitar 15 Juli 2026. Berdasarkan data yang terlihat pada unggahan, video itu telah ditonton lebih dari 26.800 kali, memperoleh 834 tanda suka, 201 komentar, dan 269 kali dibagikan.

Dalam video tersebut, Wisanto memperkenalkan dirinya sebagai warga Indonesia yang tinggal di Lampung Barat. Ia juga menyebut dirinya lahir di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan ibu berdarah Madura dan ayah berasal dari Kalimantan.

Wisanto kemudian menanggapi pernyataan yang dikaitkan dengan Presiden Prabowo mengenai masyarakat yang tidak senang dengan kondisi Indonesia agar mencari negara lain.

“Kamu yang cari negara lain ya Pak Prabowo. Kami masyarakat Indonesia,” ujar Wisanto dalam video tersebut.

Ia juga menyebut dirinya sebagai ketua Ikatan Pemuda Indonesia (IP) serta mengaku berasal dari sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM).

 

Soroti MBG dan Ekonomi Warga

Dalam rekaman itu, Wisanto berulang kali mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritiknya kemudian melebar pada persoalan ekonomi masyarakat dan kebijakan pemerintah yang menurutnya berdampak terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menggunakan sejumlah perumpamaan bernada sindiran terhadap program pemerintah dan Presiden Prabowo. Salah satunya dengan menyebut Presiden lebih mirip “tukang nasi Padang” atau “sate Padang” yang dapat diekspor ke Malaysia dan Singapura.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia membandingkan program pemerintah dengan persoalan ekonomi yang menurutnya masih dihadapi masyarakat.

Wisanto juga menyoroti rencana pemblokiran kendaraan bermotor yang disebutnya berkaitan dengan kendaraan yang menunggak pajak. Menurut dia, kebijakan tersebut dapat berdampak kepada masyarakat yang menggunakan sepeda motor untuk mencari nafkah, termasuk pengemudi ojek.

“Kayak HP aja diblokir,” kata Wisanto dalam video tersebut.

Ia mengaitkan persoalan tersebut dengan kondisi masyarakat yang menurutnya masih kesulitan memperoleh penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Mengaku Siap Bertanggung Jawab

Dalam video itu, Wisanto menyatakan siap mempertanggungjawabkan pernyataannya. Ia bahkan menyebut lokasi tempat tinggalnya dan mempersilakan aparat maupun pihak terkait menghubunginya.

Ia menyebut tinggal di kawasan yang berada di sekitar Ramayana Puri Gading dan Rimbun Alam.

Wisanto juga mengatakan tidak keberatan apabila pihak Koramil, kepolisian, maupun pihak lainnya datang untuk menemuinya.

Pada bagian akhir video, ia menyampaikan pernyataan emosional mengenai kesediaannya mempertaruhkan nyawa demi apa yang disebutnya sebagai kebebasan masyarakat.

Ia kemudian menutup pernyataannya dengan menyampaikan pandangan bahwa tidak ada manusia yang benar-benar hebat, melainkan ada manusia yang menurutnya memiliki sifat serakah.

 

Belum Ada Tanggapan Istana

Video tersebut menggunakan suara asli pengunggah dan tidak disertai caption tertulis yang menjelaskan konteks pernyataannya.

Adapun transkrip yang menjadi dasar penulisan ini berasal dari sistem pengenalan suara otomatis TikTok berbahasa Indonesia. Karena itu, sejumlah bagian ucapan dalam video perlu dipahami sebagai pernyataan langsung pengunggah dan tidak serta-merta menjadi fakta yang telah terverifikasi secara independen.

Hingga artikel ini disusun, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak Presiden Prabowo Subianto maupun Istana Kepresidenan terkait kritik yang disampaikan Wisanto Daha dalam video tersebut.

(*)

Pos terkait