Warga Desa Pujodadi Negeri Katon Keluhkan Dampak Usaha Kandang Ayam di Tengah Pemukiman
Bongkar Post, Pesawaran – Warga Desa Pujodadi Kecamatan Negeri Katon mengeluhkan keberadaan kandang ayam petelur milik warga setempat Berinisial S, N dan AT.
Aktivitas peternakan tersebut diduga menimbulkan dampak serius berupa serangan lalat yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Menurut warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi ini berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan yang memadai.
“Setiap hari kami harus menutup rapat rumah, tapi tetap saja bau masuk. Lalat juga sangat banyak, ini sangat mengganggu,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (32/5/2026).
Keberadaan kandang tersebut dinilai tidak memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan tata ruang. Dalam perspektif hukum, kondisi ini berpotensi melanggar sejumlah ketentuan, antara lain
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mewajibkan setiap kegiatan usaha untuk tidak menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (jo. UU No. 41 Tahun 2014), yang mengatur bahwa usaha peternakan harus memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Peraturan daerah terkait tata ruang dan izin usaha peternakan yang umumnya mensyaratkan jarak minimal kandang dari pemukiman warga.
Jika terbukti melanggar, pemilik usaha dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk kewajiban untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah atau bahkan relokasi usaha.
Warga berharap pemerintah daerah, khususnya dinas lingkungan hidup dan dinas peternakan Kabupaten Pesawaran segera turun tangan melakukan peninjauan dan penindakan tegas.
“Kalau dibiarkan terhadap kondisi ini sama saja dengan mengabaikan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat dan layak huni,” Tambahnya.
Sementara saat dikonfirmasi salah satu pemilik usaha kandang ayam Amin Tohari membantah bahwa kandang miliknya penyebab banyaknya lalat di lingkungan tersebut.
Menurutnya banyak nya lalat dilingkungan tersebut karena adanya kandang ayam milik orang lain.
“Kalau kandang saya tidak mendatangkan lalat karena selalu saya semprot obat, lalat ini karena kandang milik pak teguh karena punya dia ayam potong. Jadi kalau panen begini lalatnya banyak. Saya juga terganggu,” Ungkap nya. (Imron)







