Usulan Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Masuk Pembahasan DPR RI

Usulan Pembangunan 1.000 Bioskop Desa Masuk Pembahasan DPR RI

 

Bacaan Lainnya

Jakarta, Bongkarpost – DPR RI membahas usulan pembangunan 1.000 unit bioskop di wilayah desa sebagai upaya pemerataan akses hiburan dan penguatan ekonomi kreatif di perdesaan.

Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja antara DPR RI dengan mitra kerja pemerintah. Menurut pengusul, keberadaan bioskop di desa diharapkan dapat memberikan akses tontonan film yang layak dan bermutu bagi masyarakat desa, sekaligus mendorong ekonomi kreatif lokal yang selama ini dinilai minim fasilitas serupa.

“Kami mengusulkan agar dibangun 1.000 bioskop di desa-desa. Ini penting sebagai sarana hiburan rakyat desa, agar mereka juga bisa menikmati tontonan film yang layak, bermutu, dan menghibur, tidak kalah dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan,” ujar anggota DPR tersebut dalam rapat.

Gagasan yang mengemuka adalah penggunaan konsep bioskop mini atau bioskop keliling dengan skema kerja sama bersama Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Model ini dinilai lebih memungkinkan untuk diterapkan di wilayah perdesaan dibandingkan bioskop komersial berskala besar.

 

Respon dan Catatan Kritis

Usulan 1.000 bioskop desa mendapat tanggapan beragam dari publik dan sesama anggota dewan. Pihak yang mendukung menilai program ini sejalan dengan upaya pemerataan pembangunan kebudayaan dan peningkatan literasi visual di desa.

Sementara itu, pihak yang mengkritisi mempertanyakan prioritas anggaran, mengingat masih adanya kebutuhan mendasar di desa seperti infrastruktur jalan, akses air bersih, dan konektivitas internet. Aspek keberlanjutan operasional dan perawatan fasilitas juga menjadi catatan yang perlu dikaji lebih lanjut.

Hingga saat ini, usulan tersebut masih berada pada tahap pembahasan awal di DPR RI. Belum ada keputusan resmi terkait alokasi anggaran maupun mekanisme pelaksanaan program.(***)

Pos terkait