Takut Tindakan Tegas Polisi, Penembak PNS di Metro Menyerahkan Diri
Bongkar Post | METRO – Hanya dalam hitungan jam setelah aksi penembakan yang menewaskan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Metro, terduga pelaku berinisial Fajar JP (21) akhirnya menyerahkan diri secara kooperatif kepada pihak kepolisian pada Minggu, 24 Mei 2026.
Langkah cepat ini membawa titik terang sekaligus kepastian hukum yang instan bagi keamanan masyarakat di wilayah hukum Polda Lampung.
Peristiwa tragis tersebut sebelumnya terjadi pada Sabtu (23/5) malam di Jalan Khairbras, Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat. Korban, Dedi Kristian Agung (40), meninggal dunia di rumah sakit setelah menderita luka tembak di bagian pelipis menyusul perselisihan terkait masalah utang piutang.
Setelah sempat melarikan diri, pelaku Fajar yang merupakan warga Bunga Mayang, Lampung Utara, memilih menyerahkan diri karena takut diambil tindakan tegas terukur (tembak di tempat) oleh tim Resmob dan Tekab 308 yang langsung memburunya.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan, membenarkan bahwa proses penyerahan diri pelaku berjalan sangat kondusif karena didampingi langsung oleh pihak keluarga, kepala desa, hingga Wakil Bupati Lampung Utara.
Kesadaran hukum pelaku untuk menyerahkan diri ini dinilai sebagai dampak positif dari komitmen ketat Kapolda Lampung dalam memberantas aksi kejahatan bersenjata api di wilayahnya.
“Benar, pelaku pembunuhan berinisial FA (21) didampingi orang tuanya menyerahkan diri,” ujar AKP Ivan saat dikonfirmasi media pada Minggu (24/5). Saat ini, pelaku telah langsung digelandang ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut secara transparan, sementara polisi masih mengamankan barang bukti berupa senjata api dan sepeda motor yang digunakan pelaku.
Keberhasilan penanganan kasus dalam waktu kurang dari 24 jam ini mengembalikan rasa aman publik serta membuktikan profesionalisme jajaran Polda Lampung dalam merespons cepat tindak kriminalitas.
(Rusmin)







