Surge dan Orex SAI Resmikan Kerja Sama Pertama di Dunia untuk 5G FWA

Surge dan Orex SAI Resmikan Kerja Sama Pertama di Dunia untuk 5G FWA

 

Bacaan Lainnya

Surge dan Orex SAI Resmikan Kerja Sama Pertama di Dunia untuk 5G FWA Berbasis 1,4 GHz, Targetkan Internet Murah ke 100 Juta Pengguna Indonesia, Hashim Djojohadikusumo (via Surge): “Kami bangga menjadi pionir global dalam 5G FWA. Ini untuk rakyat, bukan hanya bisnis.”

 

Bongkar Post, Jakarta – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), emiten afiliasi Hashim Djojohadikusumo, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis dengan Orex SAI Inc., perusahaan joint venture Jepang yang dibentuk oleh NTT Docomo dan NEC Corporation. Kerja sama ini menandai penandatanganan pertama di dunia untuk layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis frekuensi 1,4 GHz, dengan dukungan teknologi Open RAN dari Nokia.

Acara penandatanganan berlangsung pada 12 November 2025 di Jakarta, menyusul kemenangan Surge dalam lelang spektrum Oktober lalu. Perjanjian ini, yang diberi nama “SURGE-OREX SAI Affordable Internet Disruptive Program”, bertujuan memperluas akses internet berkecepatan tinggi dan terjangkau ke daerah-daerah terpencil dan kurang terlayani di Indonesia. Dengan potensi menjangkau hingga 100 juta pengguna, inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah “Internet Rakyat” di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan inklusi digital nasional.

Latar Belakang dan Kemenangan Lelang SpektrumSurge, yang dikenal dengan kode saham WIFI di Bursa Efek Indonesia (BEI), berhasil memenangkan lelang spektrum 1,4 GHz pada Oktober 2025, mengalahkan pesaing kuat seperti Telkom Indonesia. Frekuensi rendah ini ideal untuk penetrasi sinyal di wilayah pedesaan dan pegunungan, di mana infrastruktur fiber optic sulit dibangun. “Kemenangan ini bukan hanya soal spektrum, tapi komitmen kami untuk membawa internet ke setiap sudut negeri,” ujar salah satu eksekutif Surge dalam pernyataan resmi.

Orex SAI, sebagai penyedia end-to-end utama, akan menyediakan sistem Open RAN FWA 1,4 GHz pertama secara komersial di dunia. Teknologi ini memungkinkan integrasi hardware dan software dari berbagai vendor, mengurangi biaya hingga 30-40% dibandingkan RAN tradisional. Nokia, mitra kunci, akan mendukung deployment jaringan 5G berbasis spektrum n50 mulai Desember 2025, termasuk radio unit, distributed unit, dan core platform.

Detail Kerja Sama dan Teknologi yang DigunakanMoU mencakup penyediaan peralatan jaringan lengkap, termasuk RAN dan platform 5G core, untuk membangun jaringan FWA skala besar. FWA sendiri adalah solusi nirkabel tetap yang menghubungkan rumah atau bisnis ke jaringan seluler tanpa kabel, cocok untuk daerah pelosok. Dengan Open RAN, Surge bisa mengintegrasikan inovasi dari Nokia, Orex SAI, dan distributor lokal, memastikan skalabilitas dan efisiensi operasional.”Program ini akan mengubah lanskap konektivitas Indonesia dengan internet yang lebih murah dan cepat, mendukung pendidikan, kesehatan, dan ekonomi digital,” kata perwakilan Orex SAI dalam pengumuman bersama. Deployment awal direncanakan di wilayah timur Indonesia, dengan perluasan nasional dalam dua tahun ke depan. Surge juga bekerja sama dengan 26 distributor lokal untuk distribusi layanan, memastikan jangkauan ke komunitas terpencil.

Dampak Ekonomi dan SosialInisiatif ini diproyeksikan membuka peluang “cuan emiten” bagi Surge dan ekosistem Hashim Djojohadikusumo, dengan potensi pendapatan dari langganan internet murah. Analis pasar memperkirakan pertumbuhan saham WIFI hingga 20% pasca-pengumuman. Lebih dari itu, program ini mendukung target pemerintah untuk 90% penetrasi broadband pada 2029, mengurangi kesenjangan digital antar pulau.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari feasibility study Open RAN nasional yang dimulai awal 2024. “Ini adalah langkah konkret menuju Indonesia Emas 2045,” kata Menteri Kominfo dalam keterangan terpisah.

Kutipan dari Pihak Terkait

Nokia: “Kemitraan ini akan mempercepat transformasi digital Indonesia dengan solusi terjangkau dan inovatif.”

Orex SAI: “Sebagai JV Jepang-Indonesia, kami berkomitmen membawa teknologi terbaik untuk inklusi digital.”

Acara penandatanganan yang meriah, dengan peserta berpakaian batik dan jas formal, menjadi simbol kolaborasi bilateral Indonesia-Jepang. Foto kelompok pasca-penandatanganan menampilkan bendera kedua negara dan semangat euforia, yang viral di media sosial dengan hashtag #InternetRakyat dan #5GIndonesia. Surge berencana mengumumkan detail tarif dan wilayah pilot pada Desember 2025. Bagi masyarakat, ini berarti akses internet mulai Rp50.000 per bulan, membuka pintu bagi e-commerce, pendidikan online, dan layanan kesehatan jarak jauh.

(*/Rusmin)

Pos terkait