BI Lampung Gelar LaSEF 2026, Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah Masyarakat

BI Lampung Gelar LaSEF 2026, Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah Masyarakat

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung kembali menggelar Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 sebagai upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Lampung City Mall dari tanggal 8-10 Mei 2026 dan menjadi bagian dari rangkaian penguatan ekonomi daerah di tengah pertumbuhan ekonomi Lampung yang tetap positif pada Triwulan I 2026.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto mengatakan, LaSEF 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas literasi dan inklusi ekonomi syariah di Lampung sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM halal dan industri kreatif berbasis syariah.

“Melalui LaSEF 2026, kami ingin memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Lampung, mulai dari penguatan UMKM halal, digitalisasi pembayaran, hingga pengembangan industri kreatif syariah,” ujar Bimo dalam kegiatan Bincang-Bincang Media di Bandar Lampung, Rabu (6/5/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempertemukan pelaku usaha, masyarakat, perbankan, hingga komunitas ekonomi syariah dalam satu ruang kolaborasi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Bimo, ekonomi Lampung saat ini menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 5,58 persen pada Triwulan I 2026, ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.

Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum tepat untuk memperluas pengembangan ekonomi syariah di daerah.

“Ekonomi syariah memiliki potensi besar menjadi sumber pertumbuhan baru di Lampung. Karena itu, sinergi seluruh pihak perlu terus diperkuat agar pelaku UMKM syariah semakin naik kelas dan berdaya saing,” katanya.

Selain menghadirkan pameran UMKM dan produk halal unggulan daerah, LaSEF 2026 juga diisi berbagai kegiatan edukasi, promosi transaksi digital, hingga kampanye penggunaan produk halal dan keuangan syariah kepada masyarakat luas.(Jim/rls)

Pos terkait