Artikel
Surah Ath-Thur: Allah Bersumpah dengan Lima Hal Agung Menunjukkan Kuasa dan Kebesaran-Nya
Oleh: Arsiya Heni Puspita
(Jurnalis dan Penulis)
Surah ini dinamakan Ath_Thur artinya Bukit diambil dari permulaan ayat pada surah ini. Nama Ath-Thur sudah dikenal pada masa Nabi Muhammad saw.
Surah ini merupakan surah kelima puluh dua dalam Al Qur’an terdiri dari 49 ayat, termasuk golongan surah Makkiyyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Mekah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah.
Surah ini adalah surah yang ketujuh puluh lima jika ditinjau dari bilangan turunnya surah-surah dalam Al-Qur’an. Dia turun sesudah surah Nuh dan sebelum surah Al-Mu’minun.
Tema utama surah ini adalah peringatan dan ancaman pada para pembangkang terhadap ayat-ayat Allah swt. Lainnya, penegasan jatuhnya ancaman dan siksa. Kemudian, serangan sangat dalam pengaruhnya terhadap jiwa manusia yang ingkar. Demikian tafsir Al-Misbah.
Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir Al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.
Terjemahan QS. Ath-Thur (Bukit) 52: 1 -8
“Demi Ath-Thur (1), dan Kitab yang ditulis (2), pada lembaran yang terbuka, (3) dan demi Baitul Ma’mur, (4) dan atap yang ditinggikan (5), serta laut yang dipenuhi air (6). Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi (7), tidak satupun yang dapat menolaknya”. (8)
Tafsir QS. Ath-Thur (Bukit) 52: 1 -8
Ayat 1 – 2, surah ini diawali dengan kepastian siksa merupakan inti dari ancaman. Demi bukit Ath-Thur, dan demi kitab Allah swt yang diwahyukan-Nya dan yang ditulis pada lembaran terbuka sehingga mudah dibaca dan diperoleh manfaatnya.
Lalu, ayat 3 – 4, dan demi Baitul Ma’mur yaitu Ka’bah di Mekah atau tempat malaikat ruku’, sujud, dan thawaf disana, dan demi atap yaitu langit yang ditinggikan tanpa ada tiang terlihat yang menyangganya atau demi atap Ka’bah tempat manusia berthawaf disekelilingnya.
Kemudian, ayat 5 – 8, serta demi laut yang dipenuhi air atau yang di dalam tanahnya ada api. Sesungguhnya azab Tuhanmu yang diancamkan-Nya kepada para pendurhaka pasti terjadi, tidak satupun yang dapat menolaknya.
Ath-Thur artinya gunung ditumbuhi pepohonan yang bermanfaat. Lainnya, gunung Sinai di Mesir tempat Nabi Musa as menerima wahyu. Firman Allah swt yang diturunkan pada Nabi Musa as popular dengan nama tempat ia turun yaitu Thur dalam bahasa Arab disebut Taurat.
Allah swt bersumpah dengan lima hal agung yaitu, Ath-Thur, Kitab, Baitul Ma’mur, langit, dan laut menunjukkan kuasa dan kebesaran-Nya. Allah swt menegaskan keniscayaan siksa yang akan menimpa para pembangkang.
Masyarakat Arab pada masa turunnya Al-Qur’an menyadari sepenuhnya bahwa ucapan yanag disertai sumpah adalah ucapan yang sangat penting dan menunjukkan kesungguhan atau kemarahan pengucapnya.
Yaa Robbana, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat. Kabulkanlah permohonan kami. Maha benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.







