Artikel
Surah Ash-Shaffat: Ayat-Ayat Pertama Menggunakan Sumpah dalam Al-Qur’an
Oleh: Arsiya Heni Puspita
(Jurnalis dan Penulis)
Surah Ash-Shaffat artinya Yang Bershaf-shaf atau Barisan-barisan. Dinamakan surah Ash-Shaffat karena kata ini disebut pada ayat pertama. Kata serupa terdapat pada surah Al-Mulk namun bukan pada awal ayat, surah Ash-Shaffat turun sebelum surah Al-Mulk.
Ini merupakan surah ketiga puluh tujuh dalam Al Qur’an terdiri dari 182 ayat, termasuk golongan surah Makkiyyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Mekah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah.
Surah ini adalah surah yang kelima puluh enam jika ditinjau dari bilangan turunnya surah-surah dalam Al-Qur’an. Dia turun sesuadah surah Al-An’am dan sebelum surah Luqman pada akhir tahun keempat atau awal tahun kelima kenabian.
Tema utama dan tujuan pokok surah ini adalah tentang membuktikan keesaan Allah swt dan memaparkan ciptaan-Nya yang agung dan menakjubkan, pembuktian kenabian, keniscayaan hari Kiamat serta siksa dan ganjarannya. Demikian tafsir Al-Misbah.
Adapun tafsir secara singkat berdasarkan Tafsir Al-Misbah “Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an” karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh Lentera Hati.
Terjemahan QS. Ash-Shaffat (Yang Bershaf-shaf) 37: 1 – 5
Demi yang bershaf-shaf dengan shaf yang rapi (1). Lalu, demi para pencegah dengan pencegahan sebenar-benarnya (2). Lalu, demi pembaca-pembaca dzikir (3). Sesungguhnya Tuhan kamu benar-benar Maha Esa (4). Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.” (5)
Tafsir QS. Ash-Shaffat (Yang Bershaf-shaf) 37: 1 – 5
Ayat 1, ayat ini memulai uraiannya dengan sumpah semua pihak bahwa hanya pada Allah swt semua ibadah ditujukan. Jangankan manusia, malaikat juga melakukan hal itu. Keberadaan malaikat dalam satu barisan mengisyaratkan satu tujuan seperti dalam salat atau peperangan.
Huruf wawu (demi) pada awal ayat ini adalah satu dari tiga huruf yang digunakan oleh bahasa Arab sebagai pertanda sumpah, dua huruf lainnya ba dan ta. Allah swt bersumpah untuk mengukuhkan informasi yang ditegaskan pada ayat keempat. Sumpah adalah cara yang dikenal untuk mengukuhkan informasi.
Kemudian, ayat 2, kata az-zajirat dari kata jazara artinya mendorong agar tidak melakukan atau menghalau dengan kuat, keras dan kasar guna mencegah dari segala sesuatu yang tidak diinginkan pencegahnya. Pada ayat ini banyak malaikat-malaikat yang menghardik dan melarang manusia melakukan pelanggaran.
Ayat 3, kata at-taliyat dari kata tala artinya datang sesudah atau mengikuti atau membaca dengan objek bacaan sesautu yang suci dan benar. Malaikat yang membacakan wahyu llahi kepada para nabi serta pembaca Al-Qur’an saat salat.
Lalu, ayat 4, Tuhan Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya.
Terakhir, ayat 5, kata al-masyariq bentuk jamak dari masyriq artinya arah timur tempat terbitnya matahari dan Allah swt pemilik maghrib artinya arah barat tempat terbenamnya matahari. Ayat-ayat surah ini merupakan ayat-ayat pertama yang menggunakan sumpah dalam Al-Qur’an
Yaa Allah, hanya kepada Engkau kami bertawakkal, hanya kepada Engkau kami bertaubat dan hanya kepada Engkau kami kembali. Kabulkanlah permohonan kami. Maha benar Allah dalam segala Firman-Nya dan Maha Benar Nabi Muhammad Saw. Wallahu a’lam bishowab.







