Soal Karhutla, PTPN VII Klarifikasi.

  • Whatsapp

Bandar Lampung, BP
PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII sebagai salah satu perusahaan perkebunan yang ada di Lampung, mengklarifikasi adanya pemberitaan yang menyebutkan salah satu perusahaan sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sekretaris Perusahaan PTPN VII, Okta Kurniawan menjelaskan, terkait hal ini PTPN VII belum pernah memperoleh informasi atau mendapat surat penetapan sebagai tersangka dari Pihak Kepolisian atas permasalahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah kerja PTPN VII khususnya Provinsi Lampung.“Ada beberapa lahan kita yang terbakar namun segera dikendalikan bekerjasama dengan karyawan, masyarakarat, TNI dan Polri,” terang Okta.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Okta menjelaskan, pihaknya telah melaporkan kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah kerja PTPN VII, diantaranya kebakaran tanaman karet di Afdeling Blambangan Umpu Unit Tulung Buyut (Waykanan) pada tanggal 17 Agustus 2019, dengan STPL Nomor:LP/B- 574/VIII/2019/POLDA LPG/RES WK/SPKT kepada Polres Waykanan. “Hingga saat ini permasalahan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Waykanan,” papar Okta.

PTPN VII selalu siaga dan menyiapkan sarana dan prasarana karhutla di masing-masing Unit Bisnis yang berada di tiga Provinsi untuk mengantisipasi bahaya kebakaran. “Kami sangat konsen dan selalu berupaya mematuhi segala ketentuan hukum yang berlaku terutama mengenai permasalahan Karthutla,” katanya.

Menurutnya, pihak PTPN VII sangat mengapresiasi kerjasama dan dukungan dari TNI dan Polri serta masyarakat sekitar yang selalu bersinergi dalam hal antisipasi Karhutla selama ini.

Ia menegaskan, pihaknya sangat tegas dalam menerapkan sanksi kepada semua pihak, baik internal maupun ekternal bila ada unsur kesengajaan dalam pembakaran dan akan menindaklanjutinya ke proses hukum.

Selama ini tidak ada satupun kebijakan dari manajemen membakar lahan dalam segala proses produksi yang dijalankan, manajemen mengedepankan kebijakan Zero Burning. (rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *