Lampung Timur, BP
Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) 3 Sukacari Kecamatan Batanghari Nubang, Kabupaten Lampung Timur terlihat tidak terawat. Sehingga mengundang pertanyaan penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) selama ini.
Ketika tim media meninjau dan melihat langsung keadaan sekolah SDN 3 Sukacari, keadaan sekolah sepi dan kantor tutup. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 10.30 wib, tentu sangat disayangkan jika ini terus terjadi.
Selain jauh dari pengawasan oleh pihak Dinas, jarak tempuh sangat jauh menuju SDN 3 Sukacari. Kesempatan ini rupanya digunakan oleh pihak sekolah untuk bekerja seenaknya. Padahal sesuai instruksi pemerintah, dewan guru tetap wajib hadir walaupun secara bergilir di saat pandemi ini.
Ada dugaan praktik Korupsi pada pengelolaan dana BOS yang ditenggarai dilakukan oleh pihak sekolah. Pasalnya, gedung sekolah rusak dan tidak ada pengecatan dan fasilitas toilet lama tidak ada. Terlihat ada pembangunan toilet baru, namun masih terhenti.
“Sudah beberapa tahun ini memang sekolahan ini tidak ada perawatan mas, lihat saja catnya yang dibelakang gedung. Bangunan lainnya seperti perumahan hampir roboh.Toilet itu saja baru dibuat, yang dahulu rusak lama. Pembangunan ini pintu WC belum dipasang dan masih berhenti,” kata warga sekitar yang enggan ditulis namanya, Sabtu (17/10/20).
Hal lainnya yang sangat disayangkan adalah tidak ada kedispilinan para dewan guru SDN 3 Sukacari pada saat jam sekolah namun kosong tidak ada.
Terkait kedispilinan dewan guru, kedepan tim media akan menemui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur .Selain itu juga ,Bambang selaku Kepala Sekolah SDN 3 Sukacari untuk mempertanyakan penggunaan dana BOS.
Hal ini diperlukan agar didalam penggunaan dana BOS yang telah dikucurkan kepada sekolah sebagai anggaran negara benar – benar diterapkan dan bukan di korupsi untuk kepentingan pribadi. (Tim)







