“Miris” Pembagunan Drainase Desa Negeri Jemanten Dipertanyakan

  • Whatsapp

Lampung Timur, (Bongkarpost)- Miris, kata tersebut pantas dengan pengakuan pekerja yang ikut dalam pembangunan Drainase di Dusun 6, Desa Negeri Jemanten, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur.

Menurut pengakuan sumber media ini, bahwa dirinya bekerja menggali pada pembagunan Drainase yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2020 dengan volume panjang 336 m, 0,06 X 0,25 dengan nilai Rp101.903.600, namun tidak dibayar.

Bacaan Lainnya

“Mas, apa kalau masyarakat yang kerja untuk menggali dan menyiapkan tempat untuk di bangun Drainase itu tidak ada bayarannya atau upahnya.? Soalnya kami semua masyarakat yang kerja ini tidak dibayar,” kata dia, Kamis (11/6/2020).

Dia menjelaskan, bahwa dirinya dan pekerja lain juga sudah menanyakan hal tersebut kepada Aparatur Desa setempat, yakni kepada Kaur Pembangunan Nur Yaqin.

“Kami menanyakan kepada Kaur Desa kami yang menjabat Kaur Pembangunan Nur Yaqin, dia bilang tidak ada bayarannya, karena tidak ada anggarannya. Itu jawab Kaur Pembangunan kepada kami masyarakat yang ikut bekerja ini,” terangnya.

Dia juga membeberkan, bahwa yang dibayar dalam pekerjaan pembangunan Drainase tersebut yakni tukang pasang batu dan kernet tukang, nilai bayarannya juga tidak sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah terkait standar upah Harian Orang Kerja (HOK).

“Kalau yang bekerja sebagai tukang pasang batu belahnya itu yang dibayar. Kepala tukang pasang batu belah dan kernet tukang diberi upah Rp40.000 per meter,” timpalnya.

Selain itu, dalam pembagunan Drainase tersebut juga tidak transparan, lantaran tidak adanya plang anggaran yang dipasang, sehingga muncul dugaan adanya permainan didalamnya.

Saat hendak dilakukan konfirmasi terkait temuan tersebut, Kepala Desa (Kades) Negeri Jemanten Didit Sumardiono selaku penanggung jawab penggunaan anggaran dana desa dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Nur Yaqin belum dapat ditemui. Saat dihubungi via telpon pun tidak dapat tersambung.

Kemudian Media ini berhasil mengkonfirmasi Sekertaris Desa (Sekdes) Sigit terkait keluhan warga masyarakat. Seolah tidak percaya, Sigit berjanji akan turun mengecek langsung ke lokasi di Dusun 6 tersebut.

“Engak mungkin bang, besok pagi saya akan cek ke Dusun 6 yang lagi di bangun Drainase,” kata Sigit. (Fadli)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *