Lesty Putri Utami : Perbedaan Persepsi Mengenai KBM Secara Daring Ditengah Masyarakat Adalah Hal Yang Wajar

  • Whatsapp

BANDAR LAMPUNG BP – Pro kontra terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ditengah Pandemi Covid-19 masih terus bergulir. Ada sebagian masyarakat yang menilai sekolah daring tidak efektif, serta ada juga masyarakat yang setuju pembelajaran daring diperpanjang demi kebaikan untuk para siswa dan siswi di Provinsi Lampung.

Terkait hal tersebut, Legislator Lampung Lesty Putri Utami angkat bicara. Menurutnya, perbedaan persepsi mengenai KBM secara daring ditengah masyarakat adalah hal yang wajar. “Ya, wajarlah kalau ada perbedaan pendapat, kita kan Negara demokrasi,” ucap LPU sapaan akrabnya, Senin (03/08/2020).

Bacaan Lainnya

Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, lanjut Srikandi PDI Lampung itu, dirinya mendorong Pemerintah setempat agar KBM daring diperpanjang demi mengantisipasi penyebaran virus Corona di dunia pendidikan.

Hal itu, sambungnya, sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya cluster baru dan sebagai bentuk memutus penyebaran rantai virus tersebut di Provinsi Lampung.

“Kita pribadi mendorong agar KBM secara daring diperpanjang sampai kondisi sudah benar-benar normal dan dapat dikendalikan. Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap para adik-adik siswa-siswi di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Lesty juga berpesan, agar masyarakat tetap menerapkan anjuran protokoler pencegahan Covid-19. Meskipun saat ini Pemerintah sudah menyuarkan new normal, bukan berarti keadaan sudah benar-benar normal.

“New normal itu bukan berarti keadaan sudah benar-benar normal. Tapi kita menerapkan kebiasaan baru ditengah aktivitas kita sehari-hari. Seperti, yang biasanya tidak rajin cuci tangan, sekarang dianjurkan rutin cuci tangan,” terangnya.

Lesty pun berharap, semoga musibah Pandemi ini dapat segera berlalu baik di Indonesia pada umumnya dan Provinsi Lampung khususnya. Sehingga kedepannya keadaan dan aktivitas dapat normal kembali seperti sediakala.

“Saya berharap agar musibah ini dapat segera berlalu, sehingga kedepannya kita dapat melakukan kegiatan seperti sediakala, mari kita terus mohon kepada sang pencipta supaya musibah ini segera diangkat,” harapnya. (*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *