Kapolres Tubaba Pererat Silaturahmi Bersama Keluarga Besar di Masjid Al Ikhlas

Rayakan Idul Fitri di Tengah Tugas Ops Ketupat, Kapolres Tubaba Pererat Silaturahmi Bersama Keluarga Besar di Masjid Al Ikhlas

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, PANARAGAN – Di sela-sela kesibukan menjaga keamanan mudik dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026, jajaran Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) merayakan hari kemenangan dengan penuh khidmat. Kapolres Tubaba, AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., menggelar Shalat Idul Fitri 1447 H bersama keluarga besar Polres di Masjid Al Ikhlas Mapolres setempat, Sabtu (21/03/2026).

Suasana hangat menyelimuti masjid kebanggaan Polres Tubaba tersebut. Tampak hadir Wakapolres Kompol Zaini Dahlan, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, personel Polri, hingga Bhayangkari yang memadati shaf shalat.

Ibadah kali ini dipimpin oleh Ustaz Ali Nasrudin sebagai Imam, sementara KH. Jumantoro, S.Pd.i., M.Pd.i., bertindak sebagai Khatib. Dalam khotbah bertajuk “Memupuk Semangat Persatuan dan Integritas Bangsa”, KH. Jumantoro menekankan pentingnya rasa syukur bagi anggota Polri yang tetap berdedikasi bertugas di hari raya.

“Sebagai muslim yang baik, kita patut bersyukur. Di tengah tugas pengamanan Operasi Ketupat, personel Polri masih bisa melaksanakan shalat Id secara berjamaah. Jika kualitas iman dan takwa aparatur negara terus meningkat, Kamtibmas yang kondusif menuju Indonesia Maju akan lebih mudah diwujudkan,” ujar KH. Jumantoro dalam pesan religiusnya.

Usai melaksanakan ibadah, acara dilanjutkan dengan momen emosional yakni Halal Bihalal di Aula Sarja Arya Racana. Di sana, AKBP Sendi Antoni membaur bersama anggotanya untuk saling memaafkan.

“Atas nama pribadi, pimpinan, dan keluarga, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Saya memohon maaf jika ada tutur kata atau perbuatan yang kurang berkenan selama memimpin rekan-rekan. Semoga momen ini membuat Polres Tubaba semakin solid dan maju ke depannya,” tutur Kapolres dengan tulus.

Momen ini menjadi bukti bahwa meskipun tugas negara menuntut kewaspadaan tinggi, sisi religius dan kekeluargaan tetap menjadi fondasi utama bagi Korps Bhayangkara di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. (humas_tubaba/Andre)

Pos terkait