Kabupaten Tulang Bawang Tegaskan Peran Strategisnya Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Tulang Bawang

Dengan luas lahan sawah baku mencapai 46.832 hektare, kabupaten ini mampu memproduksi 225.580 ton beras per tahun—angka yang jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat lokal sebesar 37.358 ton. Ini berarti, Tulang Bawang menyumbang surplus lebih dari 188 ribu ton beras setiap tahun.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta benih padi kepada para petani yang dilaksanakan di Makodim 0426/Tuba Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, By. MM, yang hadir bersama Wakil Bupati Hankam Hasan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk mendorong produktivitas pertanian dan mempercepat modernisasi di sektor ini.

“Bantuan ini bukan hanya soal alat, tapi juga bentuk kepercayaan bahwa petani Tulang Bawang mampu menjadi ujung tombak ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati dalam sambutannya. belum lama ini.

Dengan dukungan alat pertanian modern dan benih padi berkualitas, diharapkan para petani bisa meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian daerah di pasar yang lebih luas. Ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional swasembada pangan berbasis inovasi dan teknologi.

Bupati menambahkan bahwa sektor pertanian akan terus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah. “Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga tentang kesejahteraan petani. Maka kami berkomitmen mendorong pertanian yang lebih maju, mandiri, dan modern,” tegasnya.

Dengan sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, serta stakeholder lainnya, Tulang Bawang siap menjadi salah satu daerah kunci penopang kebutuhan pangan nasional dari Provinsi Lampung.(can/ris)

Pos terkait