Bongkar Post
Tulang Bawang,
Kanedi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana alam Kabupaten Tulang bawang (BPBD) menyatakan banjir yang merendam Kampung Bratasena Adiwarna dan Kampung Bratasena Mandiri Kecamatan Dente teladas akibat curah hujan yang tinggi sejak sepekan terakhir.

Hingga air laut pasang kemudian jebolnya tanggul membuat air merendam rumah-rumah warga Jalanan dan pasilitas kesehatan dan pendidikan lainnya.
“Ini fenomena alam memang sering terjadi pada tahun lalu, di saat hujan deras air menuju laut dan ternyata disambut pasang laut yang tinggi sehingga air kembali ke daratan, di tambahkan beberapa titik tanggul penangkis jebol .,” kata Kanedi.
Menurut dia, hingga saat ini akibat cuaca ekstrem yakni hujan deras dan angin kencang menyebabkan banjir terjadi masih setinggi lutut orang dewasa.
“Kami sudah bergerak cepat melakukan inventarisasi , kerugian atau masyarakat yang terdampak oleh banjir pasang besar, tidak ada korban jiwa, hanya saja kondisi banjir ini mengganggu aktivitas masyarakat selain itu air bersih juga menjadi persoalan jika tidak segera di tangani pasalnya dua kampung tersebut memang wilayah pasang surut.,”terang Kanedi.
Dari hasil inventarisasi sebanyak 450 rumah Warga yang terendam banjir sejak tanggal 2 s/d 9 Desember 2024 dalam hal ini pihak pemerintah kabupaten Tulangbawang melalui BPBD akan segera menyalurkan bantuan berupa beras kemudian terkait beberapa titik tanggul penangkis yang jebol akan segera di ambil langkah-langkah akan segera ditangani.
“Dalam hal ini kami akan mengupayakan bantuan beras sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Tulangbawang terhadap warganya yang tengah tertimpa musibah, kemudian Untuk perbaikan tanggul jebol saya akan berkordinasi dengan dinas atau dirjen terkait agar segera ada perbaikan tanggul jebol yang menjadi salah satu faktor penyebab banjir.,” jelas Kanedi.
Semetara itu Kepala Kampung Bratasena Adiwarna Subiyanto yang di dampingi Enggang Ketua Koprasi KSU Lancar Mas.
Mengatakan Banjir rob terjadi sejak tanggal 2 s/d 9 Desember 2024 yang mengakibat 450 rumah terendam banjir.
“Selain banjir merendam rumah warga juga berdampak terhadap stok air bersih tercemar dan terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah di dua Kampung Bratasena mandiri dan Bratasena Adiwarna Kecamatan Dente teladas.,” terang Subiyanto.
Lebih lanjut banjir rob memperparah kondisi tambak udang milik warga tidak dapat panen karna pasang air laut pihak berharap kepada pemerintah kabupaten Tulangbawang agar segera mencarikan solusi sehingga banjir pasang yang terjadi tahun ini tidak lagi melanda wilayahnya.
Alhamdulillah hari ini pihak BPBD sudah melihat langsung kondisi di lapangan bagaimana keadaan rumah-rumah warga yang terendam banjir serta fasilitas lainnya.
Dimana rencananya pihak BPBD akan secepatnya menyalurkan bantuan beras
kemudian untuk perbaikan tanggul jebol pihak BPBD akan berkordinasi dengan Dinas PUPR atau dirjen agar segera ada perbaikan tanggul jebol yang menjadi salah satu faktor penyebab banjir,”terang Subiyanto.(Wahyu/ris)







