Dua Warga Gedong Tataan Meninggal Dunia, Diduga Malaria

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Dua warga Kecamatan Gedongtataan meninggal dunia diduga akibat terserang penyakit Malaria.

Salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas setempat membenarkan hal tersebut.

Bacaan Lainnya

Eva Ristiana Bidang Surveilans Puskesmas Gedong Tataan, mengungkapkan, semenjak diketahui terdapat warga desa setempat yang terkena malaria, pihaknya terus mendukung dan mensupport keluarga selama menjalani pengobatan.

“Awalnya kita tahu dari sesama tenaga kesehatan (Nakes), kebetulan dia salah satu keluarga mendiang, akhir nya kita bantu arahkan ke RSUD, lalu kita minta hasil lab nya, begitupun dengan yang satu nya lagi, ketika dapat kabar langsung kita tindak lanjuti dirujuk ke RS Abdul Muluk menjalani perawatan, setelah itu kita dapat kabar yang di Abdul Muluk sudah mendingan, kemudian tiba-tiba kita dapat kabar lagi sudah meninggal dunia, akhirnya dua-duanya tidak tertolong dan meninggal dunia,” ujarnya.

Dijelaskan, alm beserta keluarga sebelumnya diketahui memang memiliki rekam jejak berlibur ke salah satu destinasi wisata yang ternyata masuk kategori daerah endemis.

“Karena kalau disini kita bukan wilayah endemis, jadi tidak mungkin, saya curiga, akhirnya ketika kita tanya ternyata benar habis berlibur sekeluarga dan menginap juga,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Eva, kedepan Puskesmas Gedong Tataan akan terus berupaya melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada warga disekitar wilayah kerja puskesmas tersebut.

“Kalau saran saya, nanti akan diadakan penyuluhan-penyuluhan gitu buat warga, tapi ini kan sekadar usul, karena untuk itu ada bidangnya sendiri, promkes (promo kesehatan) namanya,” kata dia.

Untuk saat ini, Eva mengimbau agar masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam memilih tempat berlibur mengingat kejadian yang baru saja menimpa warga setempat.

“Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, kalau mau liburan dilihat dulu wilayah nya, termasuk endemis atau tidak dan kalau bisa jangan menginap,” imbaunya.

Sementara itu, dirinya juga menuturkan, diketahui hingga saat ini keluarga alm tidak ada yang mengalami gejala maupun penyakit serupa.

“Iya mas, karena kemarin mereka sekeluarga ada 21 orang sudah di tes dan hasilnya negatif,” katanya.

Hal itupun dibenarkan salah satu keluarga, Candra saat diwawancarai wartawan Bongkar Post dihalaman rumahnya.

“Iya, kemarin kita semua sekeluarga sudah tes darah dan hasilnya tidak ada apa-apa,” pungkasnya.

(Akbar)

Pos terkait