Didampingi Wabup Romli, SMAN 1 Kotabumi Gelar Sosialisasi MPLS dan Bantah Isu Pungutan Rp900 Ribu

Didampingi Wabup Romli, SMAN 1 Kotabumi Gelar Sosialisasi MPLS dan Bantah Isu Pungutan Rp900 Ribu

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Utara – Aula SMA Negeri 1 Kotabumi penuh sesak, Jumat 10/7/2026. Ratusan wali murid siswa baru duduk rapi, menyimak setiap arahan.

Hari itu sekolah menggelar Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah / MPLS sekaligus sesi parenting bersama orang tua. Suasana hangat dan penuh semangat.

Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten. Wakil Bupati Lampung Utara, Romli hadir langsung dan duduk satu meja dengan PLT. Kepala SMAN 1 Kotabumi, Media Sari Putri.

Kehadiran Wabup Romli menjadi bukti nyata dukungan Pemkab terhadap penguatan pendidikan karakter di sekolah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini. MPLS bukan hanya pengenalan sekolah, tapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat belajar anak-anak kita,” ujar Wabup Romli di sela kegiatan.

Dari spanduk besar di depan panggung bertuliskan “Sosialisasi MPLS Dengan Orang Tua Siswa Baru”, terlihat jelas komitmen sekolah untuk membangun sinergi 3 pilar, sekolah, orang tua, dan pemerintah.

“Hari ini kita sosialisasikan rangkaian MPLS selama 5 hari ke depan. Sekaligus pra-MPLS untuk pembagian kelas. Kita juga sampaikan program sekolah, capaian prestasi, dan harapan kita ke depan. Ini penting agar orang tua dan sekolah satu visi dalam mendidik anak,” jelas Kepsek SMAN 1 Kotabumi, Media Sari Putri.

Ia menekankan, SMAN 1 Kotabumi ingin mencetak siswa yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak dan berkarakter.

Momen sosialisasi ini juga digunakan pihak sekolah untuk meluruskan kabar yang meresahkan masyarakat.

Beredar kabar adanya pungutan biaya daftar ulang dan kewajiban membeli seragam sebesar Rp900 ribu.

“Saya luruskan di forum ini dan disaksikan langsung Bapak Wakil Bupati dan seluruh wali murid. Di SMAN 1 Kotabumi tidak ada pungutan daftar ulang satu rupiah pun. Itu sudah kita laksanakan sejak satu bulan lalu dan sudah selesai,” tegas Media Sari Putri dengan nada lantang.

Soal seragam, ia juga menegaskan sekolah tidak pernah menjual seragam kepada wali murid. Seragam kita sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada putih abu, batik khas, olahraga, OSIS, Pramuka. Sekolah tidak menjual.

“Silakan wali murid beli sendiri di konveksi, jahit sendiri, atau sablon sendiri. Tadi ada ibu-ibu tanya kisaran, ada yang bilang Rp350 ribu per stel. Ya mungkin sekitar itu, tapi kami tidak memfasilitasi,” jelasnya.

Sementara itu, ia juga menerangkan bahwa isu daftar ulang plus beli seragam Rp900 ribu itu fitnah besar. “Kami tidak ingin diganggu oleh hal-hal seperti ini. Kami mau fokus ke anak-anak dan prestasi sekolah,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Terlihat Wabup Romli berdiri di tengah, diapit Kepsek dan para guru, dikelilingi ratusan wali murid yang kompak mengacungkan jari.

Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama untuk memajukan SMAN 1 Kotabumi. (*)

Pos terkait