Lampung Timur, BP
Mengentaskan kesenjangan, pembangunan melalui program dana desa serta masyarakat sebagai subjek jalannya pembangunan di perkuat dengan Peraturan Mentri Desa (Permendas) No 11 tahun 2019 tentang Prioritas penggunaan anggaran dana desa.
Sehingga dengan adanya program pembangunan desa melalui anggaran dana desa bisa sampai dengan pelosok Nusantara yang sudah di anggarkan Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta tersalurkan melalui Pemerintah Kabupaten / Kota, melalui proses dapat tersalurkan ke desa-desa.
Terkait alokasi Dana Desa tahun 2020 melalui mekanisme Pemerintah Kabupaten khususnya Lampung Timur sudah berlangsung di 264 Desa yang tersebar di 24 kecamatan se – Kabupaten Lampung Timur.
Hal tersebut pula dibenarkan Beni Afrizal selaku Kepala Desa Sukadana Jaya pada awak media bongkar post Senin (21/12/ 2020) saat di temui diruang kerjanya.
“Ucapan terima kasih atas silaturahmi dan kunjungan media bongkar post sebagai sosial kontrol, terkait tentang pembangunan alokasi dana desa tahun 2020 pada Desa Sukadana Jaya,” papar Beni Afrizal.
Beni Afrizal menuturkan, untuk pengerjaan bangunan fisik alokasi dana desa tahun 2020 di desa Sukadana Jaya sudah berlangsung tahap pertama 40% dan tahap ke dua 30%.
“Untuk tahap pertama 40% sudah kami realisasikan sesuai dengan petunjuk rencana anggaran belanja (RAB) dan gambar untuk pemberdayaan masyarakat, sebagai tenaga kerja pada fisik bangunan maupun untuk penangan covid 19 yang menjadi pandemi seperti sekarang ini,” terangnya.
Begitu pula pada tahap pencairan termin ke dua 30% sudah terealisasikan, untuk itu pihaknya menghimbau pada Tim pelaksana kegiatan (TPK) Mutiara Nike Pratiwi, untuk selalu mengutamakan mutu dan kwalitas sesuai pada RAB dan gambar yang sudah di dalam pembahasan APBDes dan selalu berkordinasi kepada pendamping lokal desa (PLD).
Sementara, di tempat terpisah Mutiara Nike Pratiwi selaku TPK mengatakan, untuk fisik tahap pertama 40% di bangun Salah satunya Drainase dengan volume.1050m x 0,6 x 0,25 m, yang terbagi di dusun 03, 04,dan 07.
“Dalam pelaksanaan kami selalu berkodinasi bersama Ahmad Rifa’i selaku PLD dan di dampingi Margareta Apriliani selaku pendamping desa (PD) kami,” kata Mutiara Nike Pratiwi.
Menurutnya, untuk semua pembangunan yang menggunakan anggaran dana desa sudah dilaksanakan monitoring oleh pihak kasi PMD dan Camat setempat pada hari Rabu (16/12).
“Jadi kami tinggal menunggu tim monitoring dari dinas pemberdayaan masyarakat dan desa dan instansi terkait,” pungkasnya. (Arliyan)







