Bupati Nisel Wajibkan Indonesia Raya Tiap Jam 10 Pagi 

Bupati Nisel Wajibkan Indonesia Raya Tiap Jam 10 Pagi 

 

Bacaan Lainnya

Nias Selatan, BongkarPost – Gerak cepat tindaklanjuti arahan pemerintah pusat, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia melalui surat edaran Nomor 200.1.2.1/1478/BKBP/2026 pada 26 April 2026.

Dalam surat itu terdapat beberapa ketentuan teknis pelaksanaannya yakni :

Setiap hari kerja pukul 10.00 WIB wajib memperdengarkan/mengucapkan teks Pancasila ,dilaksanakan padwla saat upacara Pengibaran/Penurunan Bendera,serta padaa saat pembukaan acara seremonial resmi baik dalam ruangan maupun di luar gedung.dan diwajibkan bersikap tegak pada saat Indonesia Raya berkumandang,. setiap orang wajib hentikan aktivitas sejenak, berdiri tegak/sikap sempurnabdi tempat masing-masing sampai lagu selesai. Dikecualikan jika sedang adanya kegiatan yang membahayakan jika dihentikan.

Bupati juga mewajibkan masing – masing kepala OPD maupun unit kerja untuk bertanggungjawab dalam menjalankan surat edaran dimaksud,”Kadisdik wajib pastikan sekolah laksanakan, Kadinkes wajib pastikan Puskesmas laksanakan,juga Camat wajib tegaskan ke seluruh jajarannya hingga desa”.tegasnya.

Selain itu bupati menugaskan Kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik kabupaten Nias Nias Selatan untuk melakukan ,”pembinaan & pengawasan”

dan berlaku sejak tanggal ditetapkannya surat dimaksud.

Pada surat itu tertuju ke 10 unsur yakni :

Forkopimda, Kepala OPD, Lembaga Vertikal, Camat, Kepala UPTD Puskesmas, BUMN/BUMD/Swasta, Kades, Ormas, & Kepala Sekolah TK s.d SMA/SMK se-Nisel.

Surat edaran bupati dimaksud guna imenindaklanjuti ,Surat Mensesneg RI 20 Januari 2025,. Juga surat edaran Gubernur Sumut pada tanggal 30 Juni 2025. Dengan Tujuan meningkatkan nasionalisme & perkuat NKRI.

Dalam surat edaran tersebut tidak di sebutkan sanksi tegas. Tapi dengan adanya pengawas oleh Badan Kesatuan bangsa dan politi, maka ASN yang bandel bisa kena teguran disiplin.

Mulai 27 April 2026, jam 10 pagi di Nias Selatan akan serentak hening. Indonesia Raya berkumandang dari kantor bupati hingga pelosok desa. Ini ujian disiplin nasionalisme ASN & warga Nisel.(Ahan Bll)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait