Bongkar Post
Bandar Lampung, BP – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan perbaikan jalan di kawasan sentra pertanian, perkebunan, dan pariwisata sebagai bagian dari peringatan Hari Jalan 2024. Hal ini diungkapkan Kepala BPJN Lampung, Susan Novelia, pada Jumat, 29/11/2024.
“Kami memiliki program ke depan untuk mengutamakan perbaikan ruas jalan yang berada di kawasan sentra pertanian, perkebunan, serta pariwisata yang mumpuni,” ujar Susan.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Lampung yang mengedepankan ekonomi kerakyatan. Jalan yang baik dianggap sebagai infrastruktur penting untuk mendukung kelancaran logistik dan akses menuju kawasan ekonomi utama.
“Lampung sangat potensial dengan sektor pariwisata dan pertanian. Jalan adalah wajah yang memudahkan berjalannya ekonomi,” tambahnya.
*Perbaikan Jalan Capai 90 Persen, Siap Sambut Natal dan Tahun Baru*
Hingga saat ini, progres perbaikan jalan nasional di Lampung telah mencapai 90 persen. Selain itu, BPJN juga fokus pada kesiapsiagaan menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Fokus kesiapsiagaan kami lakukan dengan menggelar apel akbar bersama Menteri PUPR dan seluruh balai di Indonesia. Jangan sampai pengguna jalan merasa tidak aman atau tidak nyaman,” tegas Susan.
Jaringan jalan nasional di Lampung sendiri memiliki panjang sekitar 1.300 kilometer. BPJN terus menjaga kondisi jalan tersebut melalui kegiatan preservasi atau pemeliharaan.
“Dari nilai tersebut, kami mengutamakan ruas jalan yang sudah eksisting untuk tetap terjaga kondisi kemantapannya melalui kegiatan preservasi,” jelasnya.
*Perbaikan Jalan di Rawajitu Dapat Anggaran Rp73 Miliar*
Selain menjaga kondisi jalan yang sudah baik, BPJN juga melakukan perbaikan di kawasan dengan kondisi jalan belum mantap, seperti di Rawajitu sepanjang 5 kilometer. Proyek ini dialokasikan anggaran sebesar Rp73 miliar.
“Untuk jalan yang kondisinya belum mantap, kami upayakan pembangunan, salah satunya di Rawajitu. Sementara, 1.300 kilometer lainnya kami upayakan tetap terjaga melalui preservasi,” kata Susan.
Dengan langkah ini, BPJN Lampung berharap infrastruktur jalan yang baik dapat menjadi katalisator kemajuan ekonomi daerah. (Jim)







