dr Relly Reagen dalam sebuah kesempatan bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta (atas), saat bersama Pj Gubernur Lampung Samsudin di Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (24/6/2024). | Kolase Grid Art/Instagram/Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – Tokoh muda Lampung yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) cum Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), dr. Relly Reagen, secara khusus meminta kepada Penjabat (Pj.) Gubernur Lampung, Samsudin, menempuh sejumlah langkah strategis dan fasilitasi progresif percepatan penyelesaian sengkarut kasus hukum yang turut meliliti dan tak ayal turut “menginterupsi” proses akhir penyelesaian pekerjaan pembangunan dua periode Proyek Strategis Nasional (PSN) 2014-2024 yakni Bendungan Margatiga, Kabupaten Lampung Timur.
Dimana, pekerjaan salah satu mandatori politik dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak era Kabinet Kerja 2014-2019 hingga Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 saat ini tersisa efektif empat bulan kedepan hingga akhir masa jabatan presiden berakhir pada 20 Oktober 2024 mendatang, nasib PSN Bendungan Margatiga terancam tidak dapat menjadi salah satu legasi politik Presiden ke-7 Republik Indonesia tersebut, bagian mahakaryanya bagi rakyat Lampung.
Dokter Reagen, sapaan akrab Sekjen DPP BaraJP cum Tenaga Ahli Menkominfo ini, menyarankan agar Pj Gubernur Lampung Samsudin dapat turut memfasilitasi proses tindak lanjut hingga terselesaikannya.
“Tentunya sebagai warga negara Indonesia, sebagai relawan Presiden Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012 hingga kini setia tegak lurus, sebagai bagian mata dan telinga pak Jokowi, tunduk patuh kepada arahan direktif Presiden Jokowi selaku pembina BaraJP, dan apalagi sebagai warga dan putra daerah Lampung, kami menyarankan, mengusulkan, meminta Pj Gubernur Lampung Samsudin untuk dapat proaktif membantu tindak lanjut percepatan penyelesaian persoalan yang timbul dengan koordinasi intensif ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) mau pun Polda Lampung. Sesegeranya,” ujar Dokter Reagen dikonfirmasi Rabu (26/6/2024).
Mengaku cukup puas dengan respons positif Pj Gubernur Lampung Samsudin, seperti luas diwartakan sebelumnya, Reagen rupanya telah mengkomunikasikan perihal tersebut secara langsung kepada yang bersangkutan, saat audiensi di ruang kerja Pj Gubernur Lampung kompleks kantor gubernur Lampung di Jl Wolter Monginsidi Nomor 69, Kelurahan Talang, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung pada Senin 24 Juni 2024 lalu.
“Beliau [Pj Gubernur Lampung Samsudin] welcome, respek, tipe pendengar yang baik dan sealur pemikiran dengan kami. Kami tentu juga sama seperti rakyat Lampung lainnya, berkepentingan, proyek strategis nasional Bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur untuk segera dapat dan dapat segera dituntaskan, diresmikan secara langsung oleh Presiden Jokowi sebelum akhir masa jabatan presiden berakhir Oktober mendatang,” ujar dr Relly Reagen, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandarlampung, putra daerah Lampung asal Kabupaten Way Kanan ini menggarisbawahi.
Untuk itu, mantan sekretaris dan ketua DPD BaraJP Lampung, yang sejak lama dikenal sebagai relawan kemanusiaan spesialis tanggap darurat bencana, juga mantan Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP BaraJP ini melugaskan, sebagaimana terus pihaknya lakukan sejauh ini: terus memonitor percepatan penyelesaian kasus hukum yang secara faktual turut meliliti perjalanan PSN ini agar terselesaikan tuntas 100 persen hingga berkekuatan hukum tetap.
BaraJP menilai, kasus hukum tersebut secara tak terhindarkan telah turut menciderai citra positif kinerja pembangunan nasional dua periode pemerintahan partisipatif-teknokratik Presiden Jokowi di Lampung, dan juga secara tak terbantahkan telah turut menjadi anasir pengganggu progres percepatan proses akhir daripada penyelesaian tuntas pembangunan Bendungan Margatiga.
“Mari doakan, semoga semua terselesaikan setuntas-tuntasnya. Semoga Bendungan Margatiga Kabupaten Lampung Timur dapat segera diresmikan oleh Presiden Jokowi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” khatur dr Relly Reagen, yang juga Presidium Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) ini.
Dia menginformasikan, selain sambung rasa ihwal aspirasi seputar Bendungan Margatiga, dirinya selaku Tenaga Ahli Menkominfo juga menyampaikan saran dan harapannya kepada Pj Gubernur Lampung Samsudin terkait upaya negara hadir berantas malapraktik patologis judi online (judol) yang kini jadi atensi nasional melalui Satgas Pemberantasan Judi Online pimpinan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, demi untuk menjalankan mandat konstitusi sebagaimana maktub tujuan pertama, Tujuan Nasional Pemerintah Republik Indonesia dalam Alenia IV Pembukaan UUD 1945.
“Hingga saat ini, negara terus dan terus hadir, demi melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia,” kutip Reagen, demi mengilustrasikan harapannya kepada Pj Gubernur Lampung Samsudin agar supaya menggalang program prevensi imbas negatif dan juga metodologi pencegahan paparan malapraktik judi online terhadap masyarakat Lampung melalui pelibatan massal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung, dan Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemkot) se-Lampung, bagian dari perang semesta melawan judi online di Indonesia.
Melalui Bongkar Post, dr Relly Reagen turut mengajak seluruh rakyat Lampung bersatu padu bahu membahu memerangi judi online, menjauhinya, serta mencegah jatuhnya lebih banyak lagi korban akibat minim pengawasan dan canggihnya mafia judi online beroperasi termasuk dengan melakukan serangan balik terhadap sistem keamanan siber nasional.
“Lamun mak kham sapo lagei, lamun mak tanow kapan lagei,” pungkas dia berdialek Lampung Nyow (Pepadun) yang kurang lebih berarti kalau bukan kita siapa lagi, dan kalau bukan sekarang kapan lagi. (Muzzamil)







