Bongkar Post – Sebanyak 43 Siswa SDIT Muhammadiyah Gunter Lulus Program Tahfidz Camp

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung,

Akhirnya usai sudah pelaksanaan Tahfidz Camp (TC) yang diselenggarakan oleh SDIT Muhammadiyah Gunter kota Bandar Lampung berlangsung selama 7 hari (18-24 Desember 2023), ditandai dengan berkumpulnya 43 peserta beserta panitia, Kepala Sekolah dan dihadiri para wali murid di ruang auditorium terbuka halaman sekolah pada Minggu, 24 Desember 2023.

Acara secara resmi ditutup oleh kepala sekolah ustadz Ridwan yang mengatakan bahwa program TC ini sukses dan berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, menghafal Al Qur’an nyatanya akan terasa lebih semangat dan menyenangkan jika dilakukan bersama-sama dengan teman dan didampingi oleh Ustadz/Ustadzah yang kompeten dalam bidang Tahfidzul Qur’an. Setiap siswa memang berbeda hasil capaiannya masing-masing. Dari hafalan 1-3 juz didapatkan oleh para siswa yang mengikuti Tahfidz Camp ini. Terima kasih kepada para umi dan abi atas support dan keikhlasannya melepas anak-anaknya mengikuti program ini. Dengan mengucapkan Bismillah, acara Tahfidz Camp ini kami tutup,” ujarnya dihadapan para siswa peserta dan wali murid.

Sebelumnya ustadz Mutatohirin selaku ketua panitia acara memberikan sambutan laporan kegiatan Tahfidz Camp.

“Alhamdulillah dengan kegiatan ini cinta anak kepada Nabi SAW akan semakin besar, sesuai tema dekat dengan Alquran akan menuai keberkahan, kegiatan menghafal dan muroja’ah, penekanan pada sunnah-sunnah harian, adab tidur, adab makan, adab di kamar mandi, adab di mesjid dan sebagainya,” bebernya kepada bongkarpost.co.id pada Minggu, 24 Desember 2023.

Jadwal yang padat selama TC berlangsung tidak menyurutkan semangat para siswa dan siswi untuk fokus mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung 7 hari tersebut.

Total jumlah siswa/i yang mengikuti TC ini 43 orang dari kelas 1 sampai kelas 6 terdiri atas  22 putri, dan 21 putra. Panitia ada 9 orang (ketua pelaksana, seksi konsumsi, penanggung jawab keamanan dan kebersihan).

Bahkan ada siswa putri satu-satunya peserta dari kelas 1 SD hafal 1 juz. Yang hafal 3 juz 2 orang, yang 2,5 juz 2 orang, 2 juz 2 orang, sisanya rata-rata 1 juz dan 1,5 juz.

“Ada audio visual menyaksikan film Sirah sejarah para Nabi, games, outbund, memanah, doorprize, jadi anak-anak itu belajar dengan menyenangkan sambil memperkuat hafalannya. Sesuai dengan tema kita Alquran itu penuh berkah, dekat-dekat dengan Alquran menuai keberkahan. Ini adalah wisuda Tahfidz Camp tahun 2023. Dilakukan rutin setiap libur semester ganjil tiap tahun dan akan reguler di tahun depan. Bahkan nanti terbuka untuk siswa dari sekolah lain juga,” terangnya.

Puncak acara penutupan Tahfidz Camp (TC) ini adalah pemberian piala penghargaan kepada 7 orang siswa yang dinilai berprestasi selama mengkuti program ini, terdiri dari 4 putri dan 3 putra. Selanjutnya pembagian sertifikat kelulusan Tahfidz Camp untuk 43 siswa/i secara bergiliran, serta foto bersama.

Salah satu panitia ustadzah Annie mengatakan,” walau sementara, sangat bermanfaat untuk menumbuhkan cinta kepada Rasul, butuh dukungan juga dari orang tua bahwa selama liburan ini dimanfaatkan untuk murojo’ah di rumah agar hafalannya tetap terjaga. Kata Nabi Muhammad SAW, diistilahkan seperti unta yang harus diikat agar tidak lari. Terima kasih kepada wali siswa abi dan uminya yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tutupnya.

Diketahui, bahwa Al-Qur’an adalah Kalam Allah Swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw. Al-Qur’an juga merupakan kitab suci yang paling sempurna dan utama dari kitab-kitab suci lainnya sehingga siapa pun seorang muslim yang membacanya akan bernilai ibadah. Oleh karena itu, sebagai umat Islam sudah sepatutnya kita mengagungkan dan menjaganya sehingga kita menjadi orang-orang yang mulia di hadapan Allah.

Dalam rangka upaya menjaga dan menambah hafalan Al-Qur’an, peserta didik SDIT Muhammadiyah Gunung Terang (Gunter) mengadakan Tahfidz Camp Tahun 2023 sebagai rutinitas tahunan dengan tujuan utamanya yaitu:

– Membantu peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an dengan cepat serta bacaan yang benar dan baik,

– Membantu peserta didik dalam muroja’ah (mengulang) hapalan Al-Quran dengan catatan perbaikan bacaan tajwid,

– Mewujudkan peserta didik terbiasa menghapal dan muroja’ah Al-Qur’an pada setiap waktu hingga tercipta di dalamnya masyarakat Qur’ani, dan

– Membina peserta didik menjadi anak mandiri dan disiplin.

(Nop)

 

 

Pos terkait