Bongkar Post – Sambung Rasa Guru Madrasah & Ponpes, Relawan Jokowi Tegak Lurus Temui Kakanwil Puji

Ki-ka: Firman Supriyatna (Posraya), Deny (BaraJP), M Nur (Gerindo), Eko Budianto (Posraya), Juliansyah Lubis (JPKP), Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, Faisal Sanjaya (BaraJP), Sandy Ariyanto (Posraya), Kahfi (Gibran Fans), Kabag Umum Kanwil Kemenag Lampung, audiensi Forum Relawan Jokowi Tegak Lurus Lampung, kantor Kanwil Kemenag Lampung, Bandarlampung, Rabu (17/7/2024). | Attarfirdi/Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – Data Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung per Juni 2024, di Lampung terdapat 675 Raudaltul Athfal (RA) seluruhnya swasta, 785 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan 52 antaranya negeri, 696 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 24 antaranya negeri, 324 Madrasah Aliyah (MA) dan 18 di antaranya negeri.

Dari total 2.480 unit satuan pendidikan keagamaan Islam jenjang usia dini sampai menengah atas di Lampung ini, jumlah peserta didiknya sebanyak 323.800 siswa, tenaga pendidik negeri/swasta sebanyak 29.402 orang guru baik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Inpassing, Sertifikasi, mau pun Honorer. Serta, 1.456 orang tenaga kependidikan.

Selain itu, terdapat 643 pondok pesantren (ponpes) dengan 111.056 santriwan santriwati dan 8.637 ustad ustadzah tenaga pengajar.

Namun, kesejahteraan sosial ekonomi guru, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, ustad dan ustadzah tersebut masih belum merata menimbulkan kecemburuan sosial, masih banyak yang hidupnya terlunta-lunta, masih jauh dari ideal. Kesenjangan jadi soal.

Dari itu, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dengan didorong keinginan kuat yang luhur, sejumlah pimpinan provinsi organ relawan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bumi Ruwa Jurai tergabung Forum Relawan Jokowi Tegak Lurus Lampung, beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag Lampung, Dr. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., di ruang kerja Kakanwil Kemenag Lampung, Telukbetung, Bandarlampung, Rabu (17/7/2024).

Koordinator Forum Relawan Jokowi Tegak Lurus Lampung Faisal Sanjaya, yang juga Ketua DPD Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) Lampung, selaku pimpinan delegasi menerangkan, selain bersilaturahmi, dalam kesempatan ini pihaknya juga menyampaikan sejumlah aspirasi hasil kerja-kerja lapangan, serta bertukar pikiran seputar pemajuan perikehidupan keagamaan di Lampung.

“Hari ini kami beraudiensi dengan Kakanwil Kemenag Lampung. Kami tadi antara lain melaporkan aspirasi teman-teman guru madrasah swasta di Lampung, banyak yang masih minim kesejahteraannya, hingga perlu dicarikan solusi terbaiknya. Misalnya saja, dibuatkan program khusus pemberdayaan sosial ekonomi inklusif, atau jika dimungkinkan dapat diusulkan diangkat menjadi PPPK atau ASN, baik tenaga pendidik mau pun tenaga kependidikan,” ujar Faisal Sanjaya.

Kepada orang nomor satu di Kakanwil Kemenag Lampung kerap disebut berikut nama belakang dari nama ayahnya, Haji Soekarno, pendiri/perintis Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Sumberejo, Kabupaten Tanggamus itu, Faisal melaporkan masih banyak guru madrasah mau pun ponpes di Lampung baik belum atau telah berkeluarga, terpaksa hidup di bawah standar hidup layak.

“Sekadar untuk berteduh, masih banyak yang tinggal menumpang di rumah mertua, bahkan tempat tinggal masih ngontrak,” ujar Faisal, barangkali saja Kanwil Kemenag Lampung punya terobosan jitu memecahkan soal ini, berikut dengan jaminan kesehatan dan sosial.

Selain itu, imbuh dia, Forum Relawan Jokowi Tegak Lurus Lampung membawa mandat dari masing-masing DPP untuk jalin silaturahim, komunikasi intensif, berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dengan Kanwil Kemenag Lampung dan Kantor Kemenag Kabupaten Kota se-Lampung.

Termasuk dalam hal upaya bersama menjaga iklim moderasi beragama, kebebasan warga negara Indonesia untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, dan terus bersatu menangkal ideologi asing yang merongrong ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan RI, dan UUD 1945 atau PBNU.

Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo, ujar Faisal Sanjaya, mengapresiasi kehadiran pihaknya, juga menyampaikan sejumlah tanggapan, pesan dan juga arahan direktif.

Diketahui, Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo yang dilantik oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, 27 April 2022, kini juga menjabat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung 2023-2028.

Dilahirkan di kampung santri, pria supel kelahiran 29 Oktober 1971, putra pasangan KH Soekarno – Nyai Muhdarti ini, tumbuh besar di lingkungan keluarga agamis khas nahdliyin. Puji beroleh didikan agama dari kakak sepupunya Slamet Efendi, dan ayahnya.

Puji kecil karib dengan tradisi dan kehidupan pesantren. Selain itu pendidikan agamanya diperoleh saat dia menjadi santri di Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, di bawah asuhan KH Muhammad Yusuf Hasyim.

Selama di Tebuireng, Puji banyak belajar dari dzurriyah dan murid Hadratus Syaikh tentang keagamaan, politik, wawasan kebangsaan. Sejak mondok, dia pun terbiasa membaca Kompas, Jawa Pos bahkan Majalah Prisma di perpustakaan ponpes.

Jenjang formal pendidikannya, Puji Raharjo merupakan alumnus Madrasah Ibtidaiyah (MI) Math’laul Anwar Kabupaten Tanggamus, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Gunung Batu, dan Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Pondok Pesantren Tebuireng.

Puji, sandang dua gelar sarjana. Dia alumnus S1 Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN, kini UIN) Raden Intan Lampung, dimana dia pernah aktif sebagai Sekretaris Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbandingan Agama, 1993. Dan S1 Jurusan Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia, Jakarta.

Puji juga Magister Humaniora Jurusan Perpustakaan dan Informasi UI. 7 Juni 2023 lalu, dia sandang status Doktor Manajemen Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung usai lulus disertasi Strategi Implementasi ISO 14001: 2015 di UIN Raden Intan Lampung.

Ayah dua anak –buah pernikahannya 9 Mei 1999 dengan Mardhoti, perempuan kelahiran Lampung Utara 4 Oktober 1973, mantan pacar saat kuliah S1 IAIN dulu–; Adib Raushanfikr Raharjo kelahiran 16 Februari 2001, dan Zahwa Cindo Prameswari Raharjo kelahiran 18 Februari 2003 silam, jejaknya pun diikuti kedua anaknya, kini juga santri Tebuireng.

Pengalaman berorganisasinya pun lumayan. Puji tercatat pernah jadi Wakil Sekretaris Ikatan Pelajar NU (IPNU) Lampung 1994-1998, Wakil Sekretaris periode 2002-2007 lalu geser menjadi Bendahara PW Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung 2007-2012.

Puji juga pernah menjadi sekretaris kurun 2017-2021 lalu jadi Wakil Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Tebuireng (IKAPETE) Lampung 2022-2026, Bendahara PWNU Lampung 2018-2023, Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung 2021-2026, Ketua Presidium Nasional (Presnas) IKAPETE 2022-2026, dan Ketua PWNU Lampung saat ini.

Almamaternya jadi kawah candradimuka dia meniti karir PNS. Puji memulai titian di Bagian Tata Usaha (TU) Fakultas Syariah (saat masih) IAIN Raden Intan Lampung, dengan menjadi Kasubbag Kepegawaian dan Keuangan, 2011. Lalu Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan 2011-2013, dan Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni 2013-2015.

Dia kemudian pindah ruang kerja, menjadi Kasubbag Barang Milik Negara (BMN) pada Bagian Umum Biro AUAK IAIN Raden Intan Lampung medio 2015-2017. Di sini, karirnya menanjak diamanati menjadi Kabag Keuangan dan Akuntansi Biro AUAK IAIN Raden Intan Lampung 2017-2018, Kabag Administrasi dan Umum Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian UIN Raden Intan Lampung 2018-2022. Puji dikenal disiplin.

Sementara, Faisal Sanjaya, aktivis 1998 ini, putra veteran polisi pejuang kemerdekaan, salah satu perintis/pernah Ketua Partai Nahdlatul Ulama Lampung Tengah dan anggota DPRD Lampung Tengah 1953-1958, dan Ketua Partai Nahdlatul Ulama Lampung pertama 1964 silam, Marhasan Sanjaya.

Terkait, sebelumnya 6 Februari 2024 lalu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) Abdullah Azwar Anas, Rakernas Kemenag di Semarang, mengafirmasi kementerian pimpinannya akan menuntaskan permohonan formasi penyuluh agama, penghulu, dan PPPK di Kemenag.

“Terkait permintaan pemenuhan penyelesaian formasi penyuluh agama kami akan tuntaskan di 2024. Seratus persen,” ujar MenPAN RB, begitu juga kebutuhan penghulu dan PPPK. “Kita akan kaji. Kalau itu logic dan urgen, kita siapkan formasinya,” kata dia. Belum diketahui apakah PPPK itu termasuk guru madrasah dan ponpes didalamnya.

Disebutkan, Kemenag memiliki peran penting mendukung berjalannya Reformasi Birokrasi Tematik (RB Tematik). Salah satunya, dengan pelibatan tokoh dan penyuluh agama sebagai agent of change yang dapat menjembatani program prioritas pembangunan.

“Penyuluh agama dapat menjadi jembatan untuk memberi wawasan pada masyarakat terkait program prioritas. Karenanya, pemerintah beri perhatian terhadap penyuluh agama,” ungkap Abdullah Azwar Anas.

Ada pun, hadir bersama Faisal Sanjaya saat beraudiensi ke Kakanwil Puji Raharjo, yakni pengurus BaraJP Lampung Dhartoni, Ketua DPW Generasi Rakyat Indonesia (Gerindo) Lampung M. Nur, Ketua DPD Gibran Fans Lampung Kahfi, Ketua DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Lampung Juliansyah Lubis, serta Ketua DPD Posraya Indonesia Lampung Sandy Ariyanto didampingi sekretaris Firman Supriyatna dan Eko Budianto.

Berhalangan hadir, Ketua DPW Gerakan Rakyat Nusantara (GRN) Lampung Sunardi, Ketua DPD Jokowi Independent (JOIN) Lampung Obi Tuac, Ketua Santri Milenial Lampung Gus Azat Sudrajat, Ketua DPW Solidaritas Merah Putih (Solmet) Lampung Cristian Janata, dan Ketua DPW We Love Jokowi (WLJ) Lampung Warsito.

Audiensi tersebut sekaligus mesin pengingat, bahwa “mencerdaskan kehidupan bangsa”, adalah mandat konstitusi, poin ketiga tujuan nasional pemerintah negara Indonesia sebagaimana termaktub dalam Alenia IV Pembukaan UUD 1945. (Muzzamil)

Pos terkait