Ilustrasi mati lampu. | Courtesy Johan Fatzry/Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung merilis pengkinian data kondisi kelistrikan setempat akibat gangguan pada jaringan interkoneksi bleed system pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Lubuk Linggau-Lahat, Sumatera Selatan, sejak Selasa (4/6/2024).
PT. PLN (Persero) UID Lampung melalui Manajer Komunikasi dan TJSL Darma Saputra, mengatakan, sebanyak 100 persen Gardu Induk (GI) di Lampung sudah bertegangan atau normal kembali terhitung per hari ini, Rabu (5/6/2024) pukul 11.51 WIB.
Normalisasi Gardu Induk, dengan demikian berdampak terhadap jaringan listrik ke sejumlah wilayah di Lampung. “Hingga Rabu siang, sebanyak 699.151 pelanggan telah kembali menyala,” info Darma meski demikian PLN UID Lampung terus berupaya ekstra. Menormalisasi sistem kelistrikan di Lampung secara bertahap.
“Secara bertahap. Kami sedang berupaya agar masyarakat bisa kembali menikmati listrik seperti semula,” ujar Darma, mengklaim PLN UID Lampung telah bergerak cepat lakukan pemulihan pembangkit, transmisi, hingga distribusi, sesaat setelah gangguan SUTET 275 kV Lubuk Linggau-Lahat tersebut.
Pihaknya meminta masyarakat pelanggan untuk bersabar menantikan listrik normal kembali. Pihaknya juga memohon dukungan agar dapat mengatasi gangguan ini.
“Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. Kami juga mohon dukungan dari stakeholder dan masyarakat agar dapat mengatasi gangguan ini secepat mungkin,” ujar Darma Saputra.
Sementara, “kutukan” warganet atas blackout Sumbagsel ini masih terus ‘menyala Abangku’ di berbagai jejaring media sosial. (Muzzamil)







