Bongkar Post – Indonesia vs Irak, Malam Ini Nobar Lagi Bareng Bunda Eva Guys, Shin Tae-yong Ngamuk Kenapa?

AYO NOBAR! – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak warga kota dan sekitarnya untuk Nobar Semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia vs Irak, di Tugu Adipura Enggal Bandarlampung pada Kamis malam ini mulai pukul 19.30 WIB. | dok. Bunda Eva/Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – Indonesia vs Irak, malam ini nobar lagi bareng Bunda Eva guys, Shin Tae-yong ngamuk kenapa?

Tak ingin melewatkan kesempatan dukung penuh tim nasional (timnas) Garuda Muda Indonesia U-23, dalam laga semifinal sepakbola Piala Asia (Asian Cup) U-23 Qatar 2024, perebutan peringkat ketiga antara Indonesia vs Irak yang akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Doha, Qatar, Kamis (2/5/2024) malam ini pukul 22.30 Waktu Indonesia Barat,

Kembali, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana akan turut menyemarakkannya, memfasilitasi warga Kota Tapis Berseri yang ingin mengekspresikan dukungan sekaligus menyemangati timnas Indonesia, dengan menggelar nonton bareng (nobar) laga ini di lokasi sama sebelum, saat duel Indonesia vs Uzbekistan, Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal, Bandarlampung, Kamis malam.

AYO NOBAR! – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak warga kota dan sekitarnya untuk Nobar Semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia vs Irak, di Tugu Adipura Enggal Bandarlampung pada Kamis malam ini mulai pukul 19.30 WIB. | Muzzamil

 

Dengan “mengibarkan” setotal 19 emoticon gambar bendera merah putih di unggahan media sosialnyi, orang nomor satu di Bumi Ragom Gawi itu mengajak warga nobar.

“Kita optimis Indonesia bisa masuk Olimpiade, tetap semangat Garuda Muda!!

Bagi warga Kota Bandarlampung dan sekitarnya, mari sama-sama hadir dan meriahkan Nonton Bareng Indonesia vs Irak di Tugu Adipura, Kamis 2 Mei 2024,” tulis Bunda Eva, sapaan karib Eva Dwiana, Rabu (1/5/2024) malam pukul 19.18 WIB.

“Ayo kita meriahkan untuk mendukung Timnas Indonesia U-23,” seru ajakan Bunda Eva, nobar mulai pukul 19.30 WIB tersebut.

Tak sengaja melintas, Bunda Eva terpantau mewarta ajakan nobar laga yang bakal berlangsung di stadion berkapasitas 10 ribu penonton sebelumnya dikenal bernama Stadion Lekhwiya SC yang juga markas Al-Duhail SC yang dibangun tahun 2011 dan usai Februari 2013 tersebut, salah satunya melalui media luar ruang berupa billboard di depan Mal Kartini (Moka), Jl Kartini Palapa, Kecamatan Enggal, Bandarlampung.

Diketahui, laga Indonesia vs Irak ini akan disiarkan langsung oleh RCTI, MNC Vision, dan K-Vision.

Terpisah, disitat dari tvOnenews.com, Kamis, jelang laga, pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, mengutarakan kekesalannya di konferensi pers, terhadap kepemimpinan wasit selama Piala Asia U-23 2024, yang kerap merugikan Timnas Indonesia U-23.

Seperti diketahui, Garuda Muda berhasil mencapai babak empat besar di Piala Asia U-23 2024, sesuatu yang tidak terduga bagi suporter Indonesia sebelum turnamen.

Setelah dikalahkan Qatar dengan skor 0-2 di partai pembuka, timnas Indonesia U-23 bikin kejutan, kalahkan Australia, salah satu kandidat juara, skor 1-0. Kegemilangan ini kian berkilau saat Garuda Muda kalahkan Yordania telak 4-1 pada laga terakhir fase grup, kirim mereka ke perempat final.

Itu saja sudah menjadi sejarah, untuk mencapai perempat final Piala Asia U-23 di kesertaan pertamanya. Lalu, euforia publik memuncak usai timnas kalahkan Korea Selatan lewat adu penalti perempat final.

Namun, Indonesia U-23 harus menerima kekalahan usai digulung Uzbekistan 0-2 pada semifinal, Senin (29/4/2024) lalu.

Meski tak bisa juara Piala Asia U-23 2024, Garuda Muda masih berharap bisa meraih tiket lolos ke Olimpiade Paris 2024, dengan cara mengalahkan Irak dalam perebutan tempat ketiga, Kamis malam ini WIB.

Shin Tae-yong, resah. Sebab Garuda Muda kerap dikecewakan kepemimpinan wasit, seperti terjadi di laga kontra Qatar dan Uzbekistan. Jelang laga kontra Irak, Shin Tae-yong mengutarakan keluh kesahnya, mengkritisi AFC dan juga wasit.

“Jika saya lihat kembali laga semifinal kemarin, masih ada beberapa hal yang mengganggu pikiran. Para pemain telah menampilkan yang terbaik, tapi karena beberapa keputusan wasit, takdir juga bisa berubah. Jadi, itu mungkin terasa sangat berat,” ungkap Shin Tae-yong.

“Di masa depan, jika AFC ingin berkembang lebih jauh, kita harus saling menghormati. Tim mana pun, dalam laga apa pun, AFC membantu kedua tim untuk menghormati satu sama lain,” ujar pelatih setinggi 1,73 meter asal Korea Selatan ini, mantan pelatih Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 silam.

Coach Shin, sapaan pelatih 53 tahun asal Yeongdeok, Korea Selatan, kelahiran 11 Oktober 1970 silam ini berharap agar AFC menunjukkan rasa hormat kepada tim-tim peserta melalui kepemimpinan wasit yang adil agar tim-tim tidak merasa dirugikan.

“Saya juga telah melihat ulang videonya, dan saya telah menghabiskan lebih dari 40 tahun di dunia sepak bola. Jadi, saya ingin ada rasa hormat dari AFC dan juga kedua tim bisa dihormati satu sama lain, dan juga oleh AFC,” tandas Shin Tae-yong, suami Cha Young-ju yang dinikahinya 1995 silam, ayah tiga anak: Shin Jae-won, Jae-Hyuk Shin, dan Shin Jae-hyeok itu.

“Soal pertandingan kontra Irak, tentunya, kedua tim ingin mengeluarkan performa terbaiknya, karena itu, saya harap AFC bisa membuat laga ini menjadi adil,” ujar dia. (Muzzamil)

Pos terkait