Bongkar Post – Disinyalir Pembangunan Jalan lapen Jadi Ajang Korupsi 

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Lampung Timur,

Mantan Kepala Desa Labuhan Ratu Dua, Usban Sulaiman, mundur dari jabatannya sebagai kepala desa, dikarenakan mencalonkan diri sebagai colon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD), daerah pemilihan (Dapil) Lampung tiga yaitu: kecamatan Braja selebah,way jepara, labuhan ratu, dan mataram baru. dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Maka dari itu desa setempat dijabat oleh pelaksana tugas ( PLT) kepala desa labuhan ratu dua, kecamatan way Jepara kabupaten Lampung Timur. Oleh Sopyan Efendi, yang masih bersetatus aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai staf terantip di kecamatan way Jepara. Jum’at 19/04/2024.

Sopyan Efendi” mulai menjabat sebagai PLT kepala desa labuhan ratu dua, sejak bulan Agustus 2023 sampai dengan sekarang ini, pasalnya pada awal tahun 2024 program kegiatan anggaran dana desa (DD) pada tahap pertama, diangaran melalui anggaran pendapatan belanja desa, APBDes. sudah disusun melalui rencana anggaran belaja (Rab). Pembangunan jalan lapen yang terletak di dusun 05 dan 06 dengan volume 1080 meter dengan lebar 3M dengan total Rp.318.808.000. (Tiga ratus delapan belas juta delapan ratus rupiah) . Semestinya jalan yang mau di lapen pengerjaan awal harus dikoting dulu baru disusun batu ukuran 3×2, 3×5 untuk nutupi lobang setelah rata, baru digiling memakai alat berat wales.

Baru disiram dengan aspal. Setelah ditabur batu lagi ukuran 2×1 lalu lalu digiling pakai wales terahir baru disiram abu batu bukan sekering. tapi abu batu itu yang ada di dalam Rab.ucapnya” TPK.

setelah hasil keroscek dilapangan pada pengerjaan bangunan jalan lapen tersebut. bertemu dengan masyarakat Sunarto juga” menambahkan kalau hasil jalan lapen ini tidak bagus karena jalan tersebut sudah ditubuhi rumput dan jalan lapen sudah banyak yang menggelupas.

Saya juga heran jalan lapen yang baru selsai dikerjakan kurang satu minggu mau lebaran banyak tumbuh rumput dan sudah disemperot oleh pak Yanto dan sudah di pasang papan nama proyek Ucap” Sunarto.

Malah memakai sekering. (batu kecil) bukan mengunakan (abu batu).sehingga dalam pengerjaan bangunan tersebut disinyalir kuat Tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB). dalam pengerjaan nya juga tidak melibatkan warga setempat.

Melainkan diborong kan kepada pihak ke tiga,dari luar kecamatan way jepara sedangkan didalam rencana anggaran belanja (Rab) harian ongkos kerja (Hok) berjumlah lebih kurangnya sekitar Rp. 60.000.000 untuk upah pekerja harian selama dua bulan dalam pengerjaan bangunan jalan lapen tersebut.

Ternyata dikerjakan dalam waktu hanya enam hari kerja itu juga yang dikerjakan oleh pihak ketiga atau rekanan alias diborongkan.

Saat dikonfirmasi kan kepada ketua tim pelaksana kegiatan (TPK) Rijal” sebagai pelaksana kegiatan program anggaran dana desa. (DD) membenarkan kalau pekerjaan pembangunan jalan lapen didesa setempat tidak melibatkan masyarakat dan pekerjaan nya pun dikerjakan oleh pihak luar kecamatan. Pungkas” Rijal.

Awak media ini langsung mengkonfirmasi kepada. kepala desa labuhan ratu dua kecamatan way Jepara kabupaten Lampung timur. Sopyan Efendi ” Melalui no Whatsapp. 0821-8045-XXXX namun dijawab oleh istrinya dan menyampaikan kalau Bapak lagi kemusolah ungkapnya”. /Fad

Pos terkait