Bongkar Post – Disinyalir kades Braja Fajar mark up anggaran Dana Desa tahun 2023

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Lampung Timur,

Melihat kondisi bangunan jalan lapen di dusun lV dan dusun 2 desa Braja Fajar, kecamatan Way Jepara kabupaten Lampung Timur, anaggran APBdes tahun 2023 disinyalir kepala desa Braja Fajar mark up anggaran dan tidak mengacu kepada Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan dalam suatu proyek konstruksi yang terdiri dari biaya bahan, upah tenaga, serta biaya lain yang berhubungan dengan proyek tersebut berdasarkan perhitungan volume pekerjaan. Kuat indikasi Korupsi dalam pengerjaan jalan Lapen dan Telford, pada saat tim media, menyambangi kantor desa Braja Fajar Senin (18/3/2024).

Sangat disayangkan kepala desa sedang tidak berada di tempat.” ungkap kabag kesra Wayan Sepadi.

Wayan Sepadi membenarakan kalau bangunan jalan Lapen dan Telford tahun 2023 itu ada, keberadaan bangunan jalan di dusun 4 dan dusun 2. Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa Pembangunan Jalan Lapen Usaha Tani (650 x 3 M) dengan jumlah dana lebih kurang Rp 195.225.000 sarat KKN.

Ada indikasi dalam dua item pekerjaan Lapen dan telford pada tahun 2023 di desa Braja Fajar sarat korupsi, kolusi dan nepotisme KKN untuk memperkaya diri sendiri.

Kuat indikasi kepala desa Braja Fajar Lasimin telah melakukan praktik-praktik yang melanggar hukum, merugikan kepentingan umum dan menguntungkan kepentingan pribadi. Pasalnya jalan lapen yang dibangun tipis dan bergelombang.

Lebih lanjut dengan melihat kondisi Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Usaha Tani.

Pembangunan Jalan Usaha Tani Pembangunan Jalan Telford dengan ukuran panjang dan lebar (750 x 3 M) yang di laporan secara online tidak sesuai dengan fakata di lapangan apa lagi dengan jumlah anggaran yang menghabiskan lebih kurang Rp 183.835.000.

Sampai berita ini di terbitkan kepala desa Braja Fajar, Lasimin. belum bisa di konfirmasi.baik ketua Tim pelaksana kegiatan (TPK) Nengah Sarwe. pendamping lokal desa (PLD) Eko Agus, pendamping desa (PD) yulis Kurniawan,  yang masing-masing mereka punya tugas dan pungsi didalam kegiatan program dana desa (DD) kenapa mereka terkesan membiarkan pekerjaan pembangunan jalan Telpord dan Lapen desa braja Fajar asal jadi dan tidak ada mutu dan kualitasnya.

Ditempat terpisah dihari yang sama, Awak media ini langsung menyambangi kasi pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) kecamatan way jepara kabupaten Lampung timur. diruang kerja nya, untuk mengkonfirmasi kan persoalan program dana desa DD tahun angaran 2023.yang dipaparkan diatas kepada Resda Hartatik.

“Langsung menanggapi atas pemberitaan dari tim awak Media, dia mengucapkan terimakasih atas kerjanya sebagai sosial kontrol kawan – kawan, secepatnya saya akan laporkan persoalan yang ada didesa Braja Fajar kepada atasan saya langsung yaitu: pak camat, dan nanti kami akan turun kelapangan untuk keroscek langsung ke dusun 02 dan 04 ketempat pembangunan jalan Telpord dan lapen,tersebut ucapnya” Resda Hartatik.

/FAD

Pos terkait