Kolaborasi Harmoni 2026: Bupati Ela Ajak Anak Muda Kampanye Anti Narkoba di TikTok-Instagram

Kolaborasi Harmoni 2026: Bupati Ela Ajak Anak Muda Kampanye Anti Narkoba di TikTok-Instagram

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Timur

Semangat kebersamaan menggema di Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lampung Timur, Kamis (30/4/2026), dalam gelaran Kolaborasi Harmoni 2026 untuk memperingati Hari Ulang Tahun BNN. Kegiatan ini menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Acara dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, jajaran kepala OPD, Plt Direktur RSUD Ahmad Hanafiah, mahasiswa, komunitas, hingga pegiat sosial.

Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur, Maman Permana, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memerangi narkotika. Kolaborasi ini melibatkan pegiat sejarah, komunitas kopi, pegiat perempuan, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga duta anti narkoba.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin bersama-sama mewujudkan Lampung Timur yang bersih dari narkoba. Ini harus dimulai dari sekarang dan dari diri kita sendiri,” ujar Maman.

Ia juga memperkenalkan program Ananda Bersinar — Aksi Nasional Anti Narkotika — yang menyasar generasi muda sejak usia dini. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak taman kanak-kanak turut dihadirkan sebagai bagian dari edukasi awal tentang bahaya narkoba.

Bupati Ela Siti Nuryamah mengajak seluruh pihak aktif melakukan kampanye anti narkoba, khususnya dengan memanfaatkan media sosial.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Harus ada kolaborasi. Kampanye harus masif, kreatif, dan dekat dengan anak muda. Gunakan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai sarana edukasi,” tegas Ela.

Bupati mendorong lahirnya gerakan “jihad jempol”, yakni kampanye digital serentak oleh generasi muda untuk menyebarkan pesan anti narkoba tanpa biaya besar. Konten kreatif, tagar bersama, dan ajakan positif di medsos dinilai efektif menjangkau anak muda.

Selain itu, Ela menyoroti pentingnya pengawasan terhadap faktor pemicu penyalahgunaan narkoba, termasuk aktivitas hiburan malam. Pemkab Lamtim akan meninjau ulang kebijakan terkait guna meminimalisir risiko.

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan duta anti narkoba yang hadir diharapkan menjadi garda terdepan menyebarkan kesadaran dan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi narkoba.

Dengan mengusung semangat gotong royong dan satu frekuensi, Kolaborasi Harmoni 2026 menjadi momentum penting memperkuat komitmen bersama menuju Lampung Timur bersih dari narkoba.

“Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga masa depan dari ancaman narkoba,” pesan Bupati Ela menutup sambutan sekaligus membuka resmi kegiatan

(Fad)

Pos terkait