Bongkar Post – Debat Terakhir Capres, TKD Lampung Makin Yakin Prabowo – Gibran Menang Satu Putaran

Bandar Lampung, BP

Dalam hal untuk memantapkan dukungan kepada Paslon 02 Tim Kampanye Daerah TKD Prabowo-Gibran Provinsi Lampung menggelar Nonton bareng di Sekertariat TKD Prabowo-Gibran, Bandar Lampung, Minggu (4/2/2024) malam.

Bacaan Lainnya

Pada debat kelima yaitu debat terakhir capres yang digelar Komisi pemilihan umum (KPU) RI, yang dimana mengangkat tema, Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi.

Juru bicara (Jubir) TKD Prabowo-Gibran Aliza Gunado menyatakan bahwa pada debat terakhir ini membuat makin yakin elektabilitas Prabowo-Gibran akan semakin meroket bahkan memperoleh kemenangan sekali putaran.

“Pertama, pada debat kelima terlihat
Program Prabowo jelas, realistis, konkrit dan untuk jangka panjang dibandingkan program yang dipaparkan oleh calon lain begitu amat normatif dan terkesan teoritis,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, sebagian program strategisnya prabowo yaitu memberikan makan bergizi untuk seluruh anak indonesia termasuk yang masih dalam kandungan ibu dan dari usia dini sampai dewasa hingga peningkatan pendapatan guru, ASN, TNI , Polri, dan penyuluh tani.

“Ketika mereka sehat dan sejahtera maka mereka akan bisa fokus bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ucap Aliza yang juga caleg DPR RI dari Partai Golkar itu.

Aliza juga memaparkan, di bidang pendidikan Paslon 02 akan melakukan peningkatan pendidikan bidang sains pendidikan technologi, engineering, & matematika.

Sementara, di bidang budaya, Prabowo akan menyediakan dana abadi untuk budaya karena budaya merupakan peran sangat penting untuk menjaga karakter sebagai jati diri dari sebuah bangsa yang diwariskan turun temurun.

Menurut Aliza, perhitungan pilpres 2019 Jokowi 55,5 % dan Prabowo 44,5 % sangat berdampak dalam kemenangan satu putaran Prabowo-Gibran.

“Jika perhitungan di lihat dari Pilpres 2019,  Jokowi 55,5 % – Prabowo 44,5 %. Jika dilihat fenomena politik saat ini (pilpres 2024). Pemilih yang pindah ke 03 skitar 25% dan Jokowi garis keras yang pindah ke 02 sekitar 30%. Begitu pula pemilih Prabowo yang pindah ke 01 sekitar 20% dan tetap di prabowo garis besar sekitar 24,5 %,” kata dia.

Sehingga, di pilpres 2024 sudah tentu total 01 adalah minimal 54,5 %, kecil kemungkinan pemilih Prabowo 2019 pindah ke Ganjar, begitu pula sebaliknya kecil kemungkinan pemilih Jokowi 2019 pindah ke Anies.

Aliza juga menjelaskan, jika perhitungan  dari segi perolehan partai politik yang bergabung ke Prabowo di 2024 namun 2019 tidak bersama Prabowo.

Jika Prabowo di 2024 perolehan 44,5% dan dari segi partai politik yang berpindah maka akan beralih ke 01 yaitu PKS 7,7 % sehingga pemilih tetap pak prabowo 36,8 %. Namun dengan bergabungnya partai golkar 17,23 % dan partai demokrat 7,77%, maka bisa kita bulatkan hasil prabowo-gibran di 2024 adalah 61,8 %

“Dari hal diatas sudah amat sangat simple kita bisa menyimpulkan bahwa bukan suatu hal yang mustahil jika prabowo-gibran akan menang sekali putaran dengan hasil minimal 1 %.” Jelasnya.

Lanjut Aliza, ditambah lagi program Prabowo Gibran dominan untuk kepentingan rakyat dan bangsa negara yang realistis, konkrit dan jangka panjang.

“Khususnya saat ini banyak masyarakat memiliki harapan pemimpin yang mampu melanjutkan program presiden-presiden sebelumnya serta menyempurnakan untuk mensejahterakan dan menjaga persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara, Dewan Pengarah TKD Prabowo-Gibran Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pemantapan ektabilitas Prabowo-Gibran di Lampung sangat luar biasa, meyakinkan Prabowo-Gibran menang satu putaran.

“Ini adalah bentuk support dari pemilih pemilih dari masyarakat, simpatisan, dan relawan. Yang bekerja dengan sinergi dengan semangat yang sama mengarah kemenangan Prabowo-Gibran sekali putaran,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Partai Gerindra Lampung juga meminta kepada seluruh pendukung Prabowo-Gibran untuk memaksimalkan dukungannya dengan cara mengajak masyarakat ke TPS.

“Ini kan sisa 10 hari lagi, yang jelas kita meminta untuk seluruh komponen pemenanggan baik partai politik koalisi semua relawan, simpatisan, dan masyarakat untuk mengajak masyarakat ke TPS dan bisa ikut berpartisipasi menjaga TPS masing-masing agar mencegah adanya kecurangan dalam pemilu,” tegas Mirza. (Zimi)

Pos terkait