Poster digital Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2024 “Rencaka Musik Lampung”, PKOR Wayhalim Bandarlampung, 23-14 Juli 2024. | Instagram/@rencakamusiklampung/Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – Komunitas seniman pelestari musik tradisi, Barnawi Ensembel, ber-sakai sambayan (istilah dalam bahasa Lampung; gotong royong), bareng Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, bakal menghelat even tematik Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) bertitel Rencaka Musik Lampung, bulan depan.
Even tematik dinanti-nantikan pelaku dan penggemar musik tradisi warisan adiluhung nenek moyang suku bangsa ujung Sumatera ini rencananya digelar di Pelataran PAKSI kompleks terpadu Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Wayhalim Bandarlampung, pada akhir pekan kedua, Sabtu-Minggu, 13-14 Juli 2024.
Catat tanggalnya catat pula jamnya, acara menampilkan setotal 13 grup musik ini bakal dilangsungkan pukul 16.00-22.00 WIB.
“Halo Sekelik. Tabikpun… Catat tanggalnya!
13-14 Juli 2024, jam 16.00-22.00 WIB di PKOR Wayhalim Bandarlampung, akan diadakan Festival Musik Tradisi Indonesia dengan tajuk “Recaka Musik Lampung”. Acara ini didukung Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek. Ayo datang dan saksikan,” warta ajakan Erizal Barnawi, sehari-hari merupakan staf pengajar Program Studi (Prodi) Pendidikan Musik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila), si empunya gawe.
Erizal mengafirmasi, kurun dua hari gelaran, akan ada 13 sajian musik tradisional, bintang tamu spesial, seminar musik tradisional, dan juga bazar UMKM nantinya. “Salam Recaka. Bergema Musikku, Lestari Budayaku,” khatur Erizal, pria kelahiran Kotabumi 17 Mei 1990 ini melalui akun ofisial media sosial Instagram @recakamusiklampung, disitat.
Info Erizal, Barnawi Ensembel, grup musik asal Bandarlampung diriannya, tampil hari H nanti. “(Barnawi Ensembel) akan membawakan karya berjudul Musek Musek Musik,” info dia, mengeksplor formasi sembilan personil skuad grupnya, perinci abjad; Amelia Putri Raissyah, Bahari Kurniawan, Destiana Fatma Sari, dirinya: Erizal Barnawi, Rama Alqurian Abdurahman, Reky Syahputra, Sony Afandi, Yohana Leosa, dan Yoshua Dwi Prasetyo.
Bakal penampil lainnya, komunitas pelestari musik tradisional Lampung pimpinan musisi cum pengajar SD Fransiskus Tanjungkarang Bandarlampung dan pegiat Dewan Kesenian Lampung (DKL) Rikki Ramlie, yaitu Pelangi Anak Indonesia (PAI), asal Bandarlampung berformasi 11 personil, perinci abjad; Ahmad Sulthan Safiq, Arya Fatawa, Atala Herwastu Anta Guza, Bismantarik Savi Guzzahra, Derajatullah Anugrah S, Fadil Putra Suselom, Maulana Shabib, Muhammad Jude Algibran, Raditya Rizky Ramadhan, Raphael Christian Sitompul, dan Siraj Anwas Wigunarsa; akan bawakan karya berjudul “Ka Ga Nga Pa”.
Satu personil, Muhammad Jude Algibran karib Jude putra Rikki Ramlie diketahui sosok media darling lantaran berstatus bawah tujuh tahun, batuta multitalenta.
Lainnya, Sangita juga asal Bandarlampung formasi sembilan orang, perinci abjad; Ahmad Matin Fauzi, Ari Tri Saputra, Aristiano, Davit Hadi Muhamad, Felix Barthes, M. Riski Saputra, Putra Erlyanda, Raden Aditya Saputra, dan Sandro Yuda; akan menampilkan karya bertajuk “Segata Ngukha”.
Ada dari Bumi Gending Sriwijaya Sumatera Selatan, Tanjack Kultur dengan sembilan personil, perinci abjad; Auzy Madona Adoma, Deria Sepdwiko, Fairuzt Aldhan Wijaya, Feri Firmansyah, Hasan, Irfan Kurniawan, Ova, Rio Eka Putra, dan Zenhadi, akan membawakan karya “Antan Delapan Sikok Bagi Due”.
Hari kian dekat, Barnawi Ensembel selaku pelaksana terus mengkonsolidasikan grup bakal penampil FMTI Recaka Musik Lampung ini, seperti terakhir di 15 Juni lalu perwakilan 13 grup penampil Recaka bertemu detailkan persiapan pementasan, materi tampilan, dan kebutuhan panggungnya.
Demi tak ketinggalan pengkinian informasi sampai dengan hari H, pembaca pelaku seni, pecinta, penggemar, pehobi, dan penikmat musik tradisi Lampung bisa terus pantengin akun Instagram @recakamusiklampung. (Muzzamil)







