Tajuk
Bongkar Post,
Polwan Presisi Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas
Perjalanan panjang Polwan sejak 1948 hingga saat ini mencerminkan kontribusi penting perempuan dalam dunia kepolisian Indonesia. Mereka telah menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang tak kalah penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi hak-hak warga negara.
Polwan Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan), tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi nasional yang selaras dengan visi Indonesia Emas.
“Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”, demikian tema yang diusung bertepatan pada HUT Polwan ke-76, 1 September 2024.
Adalah AKP Waode Muslia, S.E., M.H., yang mendedikasikan hidupnya untuk kepolisian Republik Indonesia. Saat ini menjabat sebagai Kasubbagrenmin Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Waode kelahiran Buton Selatan, 10 November 1978 memang sedari Sekolah Dasar, SD Negeri 1 Aiteas Manatuto, Timor-Timur (Timor Leste) sudah bercita-cita menjadi seorang polisi wanita. Profesi yang tak diminati oleh sebagian wanita Indonesia saat itu.
Tahun 1997, selepas menamatkan sekolah menengah kejuruan SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) Depkes Dili Timor-Timur, atas kehendak orang tuanya sang ayah dia mendaftar sebagai perawat, namun Waode pun berkeinginan kuat mewujudkan cita-citanya dengan mendaftarkan dirinya di sekolah Calon Bintara Polisi Wanita.
Dan, alhasil semua berhasil lulus. Dia harus memilih. Sekolah Perawat atau Polisi yang memasuki tahap Pantohir? Dengan berat hati ia pun memohon izin kepada sang ayah yang bersikeras menghendakinya sebagai perawat agar merestuinya mewujudkan cita-citanya menjadi seorang polwan.

Foto. Waode Saat Baktikes di SLB Pelita Bunga
Bripda, awal karir kepangkatan Waode, telah banyak mengemban amanah sebagai penjabat di Biddokes. Bahkan ia sempat menerima penghargaan Pengelola Rumah Tahfidz tahun 2019 saat bertugas di Polda Jawa Tengah.

Teranyar di 2024, Rumah Sakit Bhayangkara menerima piagam penghargaan juara atas prestasi, dedikasi dan loyalitas sebagai Satuan Kerja Dengan Perkembangan Update Data SIPP Terbaik dan Dapat Dipertanggungjawabkan, dari Kapolda Lampung.
Waode sejak tahun 2022 melanjutkan penugasannya di Polda Lampung, sebelumnya pernah menerima tanda kehormatan dalam pengabdiannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yakni, tanda kehormatan Satya Lencana Pengabdian 16 Tahun di 2016.

Pada momen HUT Polwan ke-79, Waode pun bertekad untuk mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang merata serta berkelanjutan.
Ia pun berharap kedepan agar kiranya polwan mendapatkan porsi penugasan yang tak hanya berada di belakang meja dan lingkungan kantor, namun juga menaruh harapan besar polwan mendapat porsi lebih untuk penugasan di lapangan.
“Semoga kedepannya polwan sanggup mensejajarkan dirinya di garda terdepan secara profesional sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat,” pungkas Waode.
Oleh : Rusmin
Editor : Nopri







