Bandar Lampung, BP
Pemblokiran akun driver secara sepihak dari manajeman, menyebabkan ratusan driver Maxim melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Maxim Lampung, Jalan Putri Dibalau, Kelurahan Bumi Kedamaian, Bandar Lampung, Selasa (10/1/2023).
Salah seorang driver mengatakan, aksi dilakukan untuk menuntut pemblokiran akun sepihak yang dilakukan pihak manajemen Maxim.
Maxim merupakan platform penyedia layanan transportasi online, baik motor maupun mobil yang bisa diakses menggunakan handphone (HP)
Demo yang dilakukan disebabkan oleh keputusan secara sepihak oleh Maxim yang memblokir akun prioritas para ojol dikarenakan ada penambahan akun baru, tanpa sepengetahuan para ojol.
Kepala Cabang Maxim Lampung, Anggi Oktodibata mengatakan, empat poin tuntutan yang telah disampaikan oleh para driver Maxim akan segera ditindaklanjuti.
Anggi mengatakan, ada miskomunikasi antara driver dengan aturan kerja, namun pihaknya akan tetap menyampaikan ke kantor pusat terkait tuntutan para driver.
“Untuk putus mitra diblokir itu sudah sepakat jika akunnya terkoneksi dengan driver lain dan bukan akun dia, itu akan diblokir permanen,” ujar Anggi.
Maswardi, koordinator aksi mengatakan, para driver meminta komisi untuk disamaratakan 10 persen karena perhitungan komisi yang dibuat aplikator memberi dampak bagi mitra.
“Kami tunggu sampai tanggal 17 Januari, jika tuntutan kami tidak ditanggapi kami akan melakukan demo kembali,” pungkasnya. (zimi)







