Ahan Bu’ulolo: Wartawan Senior Nias yang Humanis Kritis di Kursi TKPSDA
Gunungsitoli, Bongkar Post – Pria yang kerap disapa Ahan Bu’ulolo itu terlihat humanis kritis dalam berbagai persoalan selintas profesi yang dilakoninya. Wartawan senior asal Nias ini tak hanya tajam di liputan, tapi juga duduk 2 periode sebagai Anggota TKPSDA (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air).
Perubahan Bu’ulolo, begitu nama lengkapnya, tercatat sebagai Anggota TKPSDA WS Batang Natal-Batang Batahan di BWS Sumatera II KemenPUPR periode 2018-2023. Kini ia masih aktif di TKPSDA WS Nias lewat Dinas SDA Pemprov Sumut periode 2021-2026.
Sebagai Ahan Bu’ulolo ia dikenal dekat dengan rakyat kecil Nias. Liputannya soal banjir, irigasi mangkrak, hingga air bersih selalu berpihak ke warga. Sikap humanis kritis itu ia bawa juga ke meja rapat TKPSDA.
“Masalah air Nias gak bisa cuma diomongin. Harus diurus dari hulunya. Itu gunanya saya di TKPSDA,” ujar Ahan Bu’ulolo.
Dua Jalur Perjuangan Air Nias
2018-2023 TKPSDA BWS Sumatera II – jalur APBN KemenPUPR
2021-2026 TKPSDA Dinas SDA Sumut – jalur APBD Provinsi _Aktif
Dari pena wartawan ke kursi kebijakan, Ahan Bu’ulolo konsisten kawal Nias. Humanis ke rakyat, kritis ke penguasa.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa TKPSDA memiliki fungsi utama sebagai wadah koordinasi multipihak untuk menyelaraskan kepentingan antar-sektor, wilayah, dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya air (SDA) secara terpadu.
Selain itu TKPSDA berfungsi untuk mengintegrasikan perencanaan, menyusun rencana alokasi air, serta mengawasi dan mengevaluasi program pengelolaan SDA di wilayah sungai(***)







