Lindungi Warisan Leluhur, TACB Serahkan Usulan Cagar Budaya ke Pemkab Nisel

Lindungi Warisan Leluhur, TACB Serahkan Usulan Cagar Budaya ke Pemkab Nisel

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Nias Selatan – Dalam upaya melindungi dan melestarikan aset budaya daerah, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Nias Selatan menyerahkan 11 rekomendasi penetapan cagar budaya kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Penyerahan diterima langsung oleh Wakil Bupati Ir. Yusuf Nache, S.T., M.M di Aula Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Selatan, Jalan Arah Sorake Km. 7, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Berikut 11 objek budaya yang direkomendasikan: Hasi Batu Duada Laowo Soaya (Desa Lahusa Fau),  Batu Penanda Lewato Duada Lahelu’u Fau (Desa Orahili Fau), So Bewe Hare-hare dan Daro-daro Gorahua (Desa Hiliamaetaniha),  Daro-daro Gorahua (Desa Bawolowalani),  Gereja BKPN dan Menara Lonceng Gereja BKPN (Teluk Dalam), Ora Batu (Desa Hilinamozaua),  Hasi Batu Duada Borota Gere (Desa Hilifalago),  Peninggalan Megalitik (Desa Lahusa Satua), Omo Hada Hilinawalo Mazino.

Dengan tambahan rekomendasi ini, total objek budaya yang telah dikaji dan diusulkan oleh TACB mencapai 45 unit. Sebelumnya, sebanyak 34 di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai Cagar Budaya Kabupaten melalui Keputusan Bupati Nias Selatan.

Wakil Bupati Yusuf Nache menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim. “Rekomendasi ini akan segera kami tindaklanjuti untuk ditetapkan melalui Keputusan Bupati agar seluruh warisan leluhur mendapatkan perlindungan hukum yang jelas dan terjamin kelestariannya,” ujarnya. Beliau juga mengingatkan agar TACB terus melanjutkan inventarisasi, mengingat masih banyak potensi cagar budaya lain yang belum terdata dan perlu dilindungi.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini:

– Ketua Sidang TACB Romanus Wau, SE, MM beserta seluruh anggota TACB

– Kepala Dinas Pariwisata Anggreani Dachi, SP, M.Si beserta jajaran pejabat dan staf

– Dr. Ria Novida Telaumbanua, mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara

– Narasumber dari desa dan lembaga yang wilayahnya diusulkan sebagai cagar budaya. (*)

Pos terkait