UPTD Pendapatan Wilayah XI Tuba Targetkan PKB dan BBNKB Rp 61 Miliar

  • Whatsapp
HISAM SAFUAN, SE

Tulangbawang, BP.id
Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendapatan Wilayah XI Tulangbawang, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung di Samsat Tulangbawang, menargetkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk Kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat pada tahun 2020 ini, ditargetkan sebesar Rp61 miliar, Senin (9/3/2020).

Demikian disampaikan Hisam Safuan, SE selaku Kepala UPTD Pendapatan Wilayah XI Tulangbawang, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, yang menyatakan bahwa jika pada tahun 2019 lalu ditargetkan sekitar Rp60 miliar untuk capaian PKB dan BBNKB.

Bacaan Lainnya

“Sementara untuk di tahun 2020 ini, untuk PKB dan BBNKB ditargetkan dari pusat sebesar Rp61 miliar, itu untuk dua wilayah, yang meliputi Kabupaten Tulangbawang dan Kabupaten Tulangbawang Barat,” terang Hisam Safuan, saat ditemui di Kantor Baru Samsat Tulangbawang, yang terletak di lokasi sekitar Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulangbawang di Kampung Tiuh Tohow Kecamatan Menggala.

Saat ditanya berapa jumlah yang telah dicapai hingga bulan Maret, Hisam tidak bisa menyebutkan, karena global data capaian tersebut dari Pusat

“Tapi yang jelas jika melihat dari tahun 2019, yang ditargetkan sekitar Rp60 miliar, untuk capaian PKB mencapai 105 persen dan BNNKB mencapai sekitar 98 persen,” jelasnya.

Sehingga, guna mencapai target pada tahun 2020, pihaknya berencana akan melakukan upaya, berkoordinasi dengan kepolisian dan sosialisasi. “Langkah upaya rutinitas seperti razia dan himbauan ke masyarakat,” ujarnya.

“Selain itu, jika melihat tahun lalu, kita melakukan program door to door, nagih wajib pajak yang terhutang, program itu koordinasi dengan Pemerintah, Kecamatan ke kampung, sosialisasi dialog, lalu ditugaskan tim kecil dari aparatur desa, menagih wajib pajak yang terhutang. Tapi itu cara kerja tahun lalu, untuk tahun ini kita sedang menunggu instruksi dari pusat, karena program ini biasanya bergantian dengan UPTD wilayah lain,” tandasnya. (can/ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *