Transfortasi Bus Kota Akan Beroperasi Lagi, Pemkot Bandar Lampung Minta Halte dan JPO Segera Diperbaiki 

Transfortasi Bus Kota Akan Beroperasi Lagi, Pemkot Bandar Lampung Minta Halte dan JPO Segera Diperbaiki 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana mengaktifkan kembali layanan transportasi publik, khususnya bus kota, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Bandar Lampung agar angkutan umum kembali beroperasi dan menjadi pilihan transportasi warga.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengatakan saat ini layanan transportasi massal berupa bus kota memang belum beroperasi. Namun, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai langkah agar layanan tersebut dapat kembali berjalan dalam waktu mendatang.

“Untuk saat ini transportasi massal berupa bus memang belum beroperasi. Namun, sesuai arahan Ibu Wali Kota, kami akan berupaya menghidupkan kembali transportasi publik di Kota Bandar Lampung agar dapat melayani masyarakat,” ujarnya Senin (27/07/2026).

Ia juga meminta kepada pihak ketiga segera memperbaiki halte-halte yang mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sekitar dua pekan lalu, sejumlah halte di berbagai titik diketahui berada dalam kondisi kurang layak.

Menurutnya, halte-halte tersebut merupakan aset milik pihak ketiga, sehingga pemeliharaannya menjadi tanggung jawab pengelola. Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan akan menggelar pertemuan dengan pihak pengelola, termasuk perusahaan Davis, untuk meminta agar seluruh halte yang rusak segera diperbaiki.

Menurutnya, sejak operasional bus kota berhenti, perawatan halte tidak lagi menjadi perhatian sehingga banyak fasilitas yang mengalami kerusakan dan mengurangi estetika kota.

“Kalau memang tidak mau diperbaiki, lebih baik dicopot saja daripada merusak pemandangan kota. Tetapi tentu yang kami harapkan adalah halte-halte tersebut segera diperbaiki,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila pihak ketiga tidak mampu melakukan perbaikan, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan mempertimbangkan pembongkaran halte yang sudah tidak layak digunakan. Meski demikian, langkah tersebut akan disesuaikan dengan rencana pengoperasian kembali transportasi publik agar tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

Selain halte, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga akan mengevaluasi kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang pemeliharaannya juga menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Berbeda dengan halte, keberadaan JPO dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan pejalan kaki.

“Saya akan berbicara dengan pihak ketiga. Untuk JPO, mereka wajib melakukan perbaikan karena itu merupakan tanggung jawab mereka,” kata Socrat.

Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar sembilan hingga sepuluh unit JPO di Kota Bandar Lampung. Sementara itu, jumlah halte yang tersebar di berbagai wilayah masih dalam proses pendataan oleh Dinas Perhubungan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap perbaikan fasilitas pendukung transportasi dapat segera terealisasi sehingga rencana pengoperasian kembali bus kota dapat berjalan optimal dan memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, serta layak bagi masyarakat.(WB)

Pos terkait