Tingkatkan Kewaspadaan Musim Kemarau, Tim Mabes TNI Gelar Sosialisasi Penanganan Karhutla di Lampung Utara
Bongkar Post, LAMPUNG UTARA – Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah rawan kebakaran, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi di Aula Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi di wilayah Koramil 412-04/KTB Kodim 0412/LU ini dipimpin langsung oleh jajaran Tim Mabes TNI, di antaranya Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.I.P., M.M., M.Han., serta didampingi tim penyuluh Kolonel Tek Mashuri Sunendar, S.T., Kolonel Arh M. Ibnu Sukilan, dan jajaran perwira tinggi serta menengah lainnya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Camat Kotabumi Selatan Dedi Nurman, S.T., M.H., Danramil 0412-04/Kotabumi Kapten Inf Tukiran, Kapolsek Kotabumi Iptu Samsudin, Lurah Tanjung Harapan Heri Noprizal, S.E., Bhabinkamtibmas, anggota Koramil, serta sekitar 60 warga dari unsur tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat setempat.
Camat Kotabumi Selatan, Dedi Nurman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan Tim Karhutla Mabes TNI. Ia mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Kotabumi Selatan merupakan kawasan perkebunan yang sangat rentan terjadi kebakaran saat musim kemarau.
“Tinggal di kawasan perkebunan membuat ancaman karhutla selalu ada setiap musim kemarau. Api kecil bisa menjadi bencana besar yang tidak hanya berdampak pada asap dan kesehatan, tetapi juga gagal panen hingga sanksi hukum bagi yang sengaja membakar. Buka lahan dengan cara membakar adalah perbuatan merugikan dan melanggar hukum,” ujar Dedi dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Penyuluh Karhutla yang diwakili oleh Kolonel Tek Mashuri Sunendar, S.T., menegaskan pentingnya edukasi dan pencegahan dini dibandingkan sekadar tindakan pemadaman.
“Tugas kita bukan hanya memadamkan, tetapi yang paling utama adalah pencegahan melalui edukasi, patroli, dan pendekatan langsung. Kami memohon dukungan seluruh masyarakat untuk menyetop pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta beralih ke cara-cara yang lebih aman dan berkelanjutan,” tegas Kolonel Tek Mashuri.
Dalam pemaparan materi, tim penyuluh memberikan empat penekanan utama kepada peserta sosialisasi:
* Kondisi dan Potensi Karhutla: Pemantauan intensif di kawasan rawan serta pemetaan wilayah berpotensi bencana selama musim kemarau.
* Langkah Pencegahan: Peningkatan patroli, pelibatan aktif perangkat kecamatan/desa, dan edukasi masif larangan membakar lahan.
* Kesiapsiagaan dan Penanganan: Penguatan koordinasi terpadu antarinstansi bersama BPBD Kab. Lampung Utara, Damkar, TNI, Polri, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).
Mekanisme Pelaporan: Kewajiban pelaporan cepat jika ditemukan titik api dengan memuat informasi lokasi, waktu, estimasi luas area, dan dampak kejadian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kewaspadaan masyarakat di wilayah Kodim 0412/LU makin meningkat, terutama dalam mengawasi pembersihan lahan perkebunan pasca-panen serta pengaktifan Satgas Karhutla tingkat desa demi menekan risiko bencana di Lampung Utara.
(Anton).







