Upacara 17-an Kodim 0412/LU : Pangdam XXI/RI Tekankan Netralitas, Profesionalisme hingga Disiplin Prajurit
Bongkar Post, Lampung Utara – Netralitas TNI, profesionalisme, kesiapsiagaan, hingga disiplin prajurit kembali ditegaskan dalam Upacara Bendera Bulanan Kodim 0412/LU yang digelar di Lapangan Apel Makodim 0412/LU, Jalan Mayjen Alamsyah R.P.N, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan. Kamis, (17/09/2026).
Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diikuti para perwira staf, Danramil jajaran, personel Makodim dan Koramil jajaran, serta ASN Kodim 0412/LU.
Pasi Ter Kodim 0412/LU Kapten Inf Ali Sutato bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Inf Usman.
Dalam amanat Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) yang dibacakan Inspektur Upacara, seluruh prajurit dan PNS TNI AD diminta terus meningkatkan kualitas pengabdian serta memegang teguh nilai moral, disiplin dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jaga Netralitas TNI!” menjadi salah satu penekanan penting. Pangdam menegaskan TNI AD tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis, dengan berpegang teguh pada Sumpah Prajurit dan Sapta Marga.
Selain itu, prajurit diperintahkan meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan melalui latihan yang dilaksanakan secara bertingkat dan berlanjut. Kemampuan tersebut juga harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk membantu penanganan bencana dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mendukung program pemerintah daerah.
Sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah juga menjadi perhatian utama. Prajurit diminta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui berbagai kegiatan teritorial.
Tak kalah tegas, Pangdam mengingatkan seluruh Dansat dan perwira agar melakukan pengawasan melekat terhadap personel. Prajurit diminta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, asusila maupun tindakan lain yang dapat mencoreng nama baik satuan.
“Satu pelanggaran akan merusak nama baik satuan,” demikian penekanan dalam amanat tersebut.
Pangdam juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi berita hoaks serta tidak mengunggah informasi yang bersifat rahasia kedinasan.
Upacara ditutup dengan pesan agar seluruh personel menjaga kesehatan diri dan keluarga, memperkuat kekompakan satuan serta melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas.
(Anton )







