Terkait Beredarnya Akta Cerai Palsu, Polres Pesawaran Berikan Himbauan

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran menghimbau bagi masyarakat yang merasa tertipu dengan adanya Akte Cerai diduga palsu seperti yang dialami warga Desa Sidomulyo Kecamatan Negeri Katon untuk segera melapor agar bisa ditangani dan ditindaklanjuti.

Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo.

Bacaan Lainnya

“Kalau ada korban yang merasa ditipu atau dirugikan kami menghimbau untuk melapor tapi nanti dilihat dulu, dia ditipu karena apa, karena uang atau karena datanya, itu harus jelas dulu,” kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Senin (28/08/2022).

Disinggung terkait permasalahan yang menimpa beberapa warga yang diduga menjadi korban penipuan Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin mengaku sejauh ini pihaknya belum menerima laporan terkait adanya dugaan kasus pemalsuan akte cerai tersebut.

“Waduh itu kan belum ada LP nya, gimana kita mau nanggapin nya. Memangnya siapa korbannya?,” ujarnya.

“Lalu, apakah korbannya perempuan atau laki-laki, karena disana kan tertera nama keduanya, baik laki-laki maupun perempuan, nah kita lihat, apakah keduanya sebagai korban atau hanya salah satunya,” pungkasnya.

Dirinya menjelaskan, jika seandainya terjadi hal semacam itu, maka akan dilihat dan ditelusuri dulu kejelasan dari kasusnya.

“Laporan itukan kita lihat dulu, locusnya atau tempatnya, atau tempusnya atau waktunya, jadi belum tentu pemalsuan itu betul-betul ada di wilayah hukum Polres Pesawaran,” jelasnya.

“Kemudian kalau sudah jelas, nanti kita lihat lagi, mereka menerima uangnya dimana, mereka mengeluarkan surat itu dimana, nanti dilihat dulu,” timpalnya.

Sementara Yuni warga Desa Sidomulyo Kecamatan Negeri Katon yang diduga pelaku penipuan setelah ramai diberitakan justru menghilang dan menghindar sehingga sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi.

Dahlan salah satu warga mengatakan sudah beberapa hari ini rumah Yuni terlihat sepi dan pintunya selalu tertutup.

“Ya sejak katanya masuk berita itu memang sudah tidak terlihat saya sudah kerumah nya dua kali tidak ada. Bahkan mahgrib juga saya kesana tutupan lampunya mati semua,” ujarnya.

(Imron/Akbar)

Pos terkait